Membeli Kenangan -1


Bermodal nekad, saya dan Fauzan, atas izin suami akhirnya melakukan perjalanan liburan semester ini. Kami ke Jogja. Ya... Jogja. Kota dengan sejuta cinta, kenangan, dan genangan. Hehe... Sebulan sebelumnya, saya membooking hotel melalui aplikasi Traveloka. Lalu hunting rental motor untuk dapat berjalan-jalan di Jogja dengan mudah. Kebanyakan, booking dilakukan awal Desember. Namun Alhamdulillaah... AB Motor … Lanjutkan membaca Membeli Kenangan -1

..:: Laki-Laki ::..


Suatu hari, seorang murid les bertanya kepada saya... "Ustadzah, apakah ketika anak laki² baligh, dia akan kebingungan...? Seperti muncul banyak pertanyaan di kepalamya. Dan dia bingung mau bertanya kepada siapa. Pun kadang, aku malah tak tahu apa yang ada di kepalaku."💟💟💟Nah... Akhirnya pertanyaan ini muncul juga.Pertanyaan yang kurang lebih mirip seperti postingan saya sebelumnya. Tentang … Lanjutkan membaca ..:: Laki-Laki ::..

Malas Menulis = Banyak Maksiat


Malam ini hati saya mak deg... Semendal kata orang Jawa. Saya diingatkan tentang menulis. Bahwa menulis adalah warisan para ulama'. Bahwa menulis akan membuat kita senantiasa melakukan kebaikan, bukan sebaliknya. Bahwa dengan menulis sesungguhnya kita juga ikut mengukir peradaban. Malam ini, komunitas Perempuan Cahaya Jiwa yang saya ikuti, berbagi tema tentang kepenulisan. Saya kenal dengan … Lanjutkan membaca Malas Menulis = Banyak Maksiat

[Catatan Relawan] Istighfar


Menjadi relawan memang tidak mudah. Menjaga hati agar tetap ikhlas dan berbaik sangka, memang sangat sulit. Manusiawi. Manusia memang ‘dibekali’ nafsu oleh Allah. Jelantah Namun ada satu hal yang bisa selalu kita lakukan di kala hati mulai bergejolak. Istighfar. Ya… Perbanyak istighfar. Mohon ampun kepada Allah atas segala dosa yang telah lalu. Mohon ampun kepada … Lanjutkan membaca [Catatan Relawan] Istighfar

Rindu… Lagi…


Saya dan Fauzan Lagi... Di titik ini... Aku sangat merindukanmu, Nakku... Rasanya... Waktu² yang lalu, aku tak pernah berbuat baik padamu... Rasanya... Belum maksimal aku membersamaimu... Rasanya... Marahku lebih banyak daripada senyumku untukmu... Rasanya... Aku malu padamu... Nakku... Kutitipkan rinduku ini pada titik² air yang deras mengalir di pipiku malam ini... I miss you so … Lanjutkan membaca Rindu… Lagi…