Aku Mencintai Pekerjaanku


Mengajar adalah pekerjaan ku sekarang. Ya, sebagai seorang guru di sebuah sekolah swasta yang baru meluluskan 2 angkatan, dan baru memperoleh nilai akreditasinya beberapa pecan yang lalu. Sekolah ku, atau ku sebut sebagai sekolah kami, lebih mirip sekolah inpres. Maaf, bayangkan saja, lantai sekolah kami masih berupa plesteran. Pun, kantor guru, perpustakaan, dan laboratorium komputer. Yang berlantai keramik hanya kantor kepala sekolah dan beberapa kelas.Aku yang seorang sarjana teknik menjadi seorang guru? Sepertinya sebuah pekerjaan yang merupakan β€œketerpaksaan”. Sebagaian menilai, karena IPK ku cuma 2 koma maka tidak ada perusahaan yang mau menerimaku. Juga keadaan ku yang berjilbab lebar, sudah menikah, dan punya anak.

Tapi mereka salah. Aku pernah menjajal beberapa pekerjaan, yang menurutku (dan pasti menurut mereka juga) lebih menjajikan dari sisi penggajian, juga secara struktural. Hanya, aku merasa otakku seakan mandek dengan pekerjaan-pekerjaan itu. Monoton. Dan tidak ada tantangannya. Dan singkat cerita aku menemukan jiwaku di sini. Maksudku, menjadi pengajar, menjadi pendidik, dan tenaga kependidikan. Sebuah istilah yang diungkapkan Depdiknas dan nge tren beberapa bulan belakangan (aku belum tanya mbah google tentang ini).

Bagiku menjadi guru adalah sebuah “kebutuhan”. Bagaimana tidak, jika di sekolah ini aku dapat meng-up grade ilmu ku sebanyak mungkin. Menambah tsaqofah keislaman, dan juga tsaqofah2 yang lain. Di sekolah ini, kami dijejali dengan konsep keseimbangan. Yah, TAWAZUN…. Jiwa, raga, dan ruhiyah kita diberi porsi makanan yang cukup.

Setiap hari ada tilawah pagi… Setiap Sabtu ada pembinaan bacaan Al-Qur’an setelah kami berolah raga pagi bersama. Gak tanggung2, Lembaga mendatangkan guru aerobik dan BL khusus buat para guru perempuan. Setiap 2 pekan sekali bergantian ada pembinaan Bahasa Inggris dan pembinaan Fiqh. Belum lagi asupan2 tausiyah yang membuat kita semakin haus untuk lebih mendalami keislaman kita.

Terlebih dari semua hala diatas, bahwa aku yakin… Bahwa pekerjaanku ini tidak akan sia-sia, dan ini adalah sebuah pekerjaan mulia mendidik anak manusia agar senantiasa ingat kepada-Nya dan ilmu2 yang merupakan sebuah turunan dari Ilmu yang telah diajarkan Allah kepada umat manusia. Dan satu lagi yang membuat aku sangat bahagia adalah, bahwa aku yakin ini adalah sebuah bentuk perniagaanku kepada-Nya.

Semoga aku istiqomah di jalan ini, dan tetap menjaga keikhlasanku dalam menjalaninya, sampai raga meregang nyawa…

Amin…

 

***

Sidoarjo, 31 Desember 2009

Tagged: , ,

Monggo bagi yang ingin menambahkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

The True Ideas

(Ideas...don't die!)

Asmadi Tsaqib

Belajar, Berusaha, dan Berdo'a . . .

Ana Khoiruroh

Sederhana itu indah

Arisan Kata

Jangan Pernah Berhenti Untuk Menghiasi Dunia Dengan Kata

catatanalia

Hidup Boleh Sekali Tetapi Sekali Hidup Harus Berarti

Sajak Demokrasi

Memaknai Hidup Sebelum Tertidur

NailahKhansa

what I want, will I get with my ability. And I would believe that

another stories.

There's nothing perfect

we are who we are

just enjoy your life

The Science of Life

Traveling, Travel Photography, Postcrossing, Love Aceh and Indonesia so much, Culinary, and Living my Life

Khachaunw

#JOHITZ #KITARAPOPO

Just A Little Girl

Yesterday History, Tomorrow Mystery

Muslim Forester

Konservasi tak sekedar perlindungan

Komunitas Sejuta Guru Ngeblog

Berbagi Motivasi dan Inspirasi

Diary Hujan β„’

karena hujan senantiasa mengajarkanku tentang arti cinta dan kehidupan...

shabrina si princess

Tempatku Berbagi Kisah...^_^

rindutanahbasah

Like a fool who will never see the truth, I will keep thinking something's gonna change

Nurita Putranti

eNPe berbagi pengetahuan dan pengalaman

MOERI ABDUH

corat-coret di dinding revolusi

Try 2B cool 'n smart...

Akin is speaking

Omnduut

Melangkahkan kaki kemana angin mengarahkan

Suka Roda Dua

Pecinta Roda Dua

Catatan Cinta Najma

Melangitkan Cinta.. Mendekap Cita.. Menggapai Syurga..

Ransel Reot

"Ransel dipunggung dan berpetualang!!!"

Dailynomous

Bukan Buku Harian Untuk Dituliskan Bukan Diabadikan

Ika Wulandari (Gelbo)

My so *not* interesting journey

Noted

once upon a time...

Blogger Cilet-Cilet

cilet /cilΓ©t/ a, cilet-cilet a 1 tidak sungguh-sungguh; 2 pura- pura; 3 ecek-ecek: blogger ~; traveler ~

CATATAN CADERABDUL PACKER

Doyan Kelayapan, Backpackeran, Travelling, Moto, Coretan, Celotehan

Zaydan's Room

Great place to pour Creatives Ideas

The Daily Post

The Art and Craft of Blogging

J4uharry

Membayar cita-cita dengan jerih-payah yang pantas !!!

D Sukmana Adi

weekEndTraveller, Culinary, Lifestyle and Daily

Dapur Hangus

Catatan Chef Abal-abal

Catatan Keluarga Darmawan

....life is an adventure, never stop try and pray ....

RANISROOM

selamat datang di bilik cinta Rani

~*Catatan Perjalanan*~

Karena memori kita tak senantiasa ada di sana - menyimpan semuanya

expareto.wordpress.com/

A FREEDOM OF WRITING

Moel

catatan refleksi & pemikiran

ngopi saja

pura-pura blogging sambil ngopi

ASE ADVENTURE

You Never Know What The Mountain Will Teach You

Secarik Motivasi Diri

Selalu ada hikmah di balik tulisan

Berbagi Kisah

Let's share and we have fun!

syifarahmp

My Passion In Life

Ghazwanie mind(ed)

sebuah catatan untuk ketiga anakku tersayang

Sekedar curhat

Tulisan curahan hati

Hidup Tidak Mengenal Siaran Tunda

Blog pindahan dari kopiradix dot multiply dot com

%d blogger menyukai ini: