“Andai Saya Tak Punya Orang Tua Lagi”


Judul ini menarik buat saya tuliskan hari ini. Ceritanya, pelajaran hari ini ada Siroh Nabawiyah. Semester 1 yang lalu, saya sudah bercerita sejarah Nabi Muhammad sampai beliau diasuh oleh pamannya.

Nah, Semester 2 ini, titik tekannya adalah mengambil hikmah dari apa yang sudah Rasulullah saw. alami sewaktu beliau masih kecil. Hari ini, kami berdiskusi tentang “Jika Saya Sudah Tidak Punya Ayah dan Ibu Lagi”.
Subhanallah… Diskusi, berlangsung cukup menarik. 2 orang murid saya, ayahnya sudah meninggal, dan seorang diantaranya, ayah dan ibunya sudah bercerai. Jadi mereka merasakan “ketidakhadiran” ayah mereka di tengah keluarga mereka.
Dan kira-kira beginilah yang mereka “presentasikan” kepada saya, hasil diskusi kelompok mereka selama 15 menit itu :
  1. Aku akan rajin sholat 5 waktu untuk mendo’akan ayah dan ibuku.
  2. Aku akan menjaga adikku, membuatkan susu, dan menghiburnya saat dia menangis.
  3. Aku akan bangun pagi-pagi sekali untuk membersihkan rumah, merapikan mainan, dan membantu nenek menyiapkan sarapan.
  4. Aku akan belajar dengan rajin agar cita-citaku tercapai.
  5. Aku akan mandi sendiri, makan sendiri, dan tidur sendiri.
  6. Aku akan main PS sepuanya.
  7. Aku akan main sepeda sepuanya.
  8. Aku akan menonton TV sepuasnya.
  9. Aku akan main komputer sepuasnya.
Itulah jawaban-jawaban lugu mereka. Jawaban anak kelas I SD. Namun, ada yang tiba-tiba berlari ke arahku dan memelukku sambil menangis dan berkata, “Ustadzah, aku tidak mau ayah ibuku meninggal dunia. Aku masih ingin bersama ayah dan ibuku. Huhuhu…”
Lalu, saya jongkok di hadapannya. Memeluknya erat. Seperti saya memeluk anak saya sendiri. Saya besarkan hatinya lewat kalimat-kalimat yang saya lontarkan kepadanya. Saya memberinya motivasi. Sebenarnya saya sendiri tidak tahu bagaimana harus menyampaikan ini. Sebab saya tidak pernah dalam kondisi “tidak punya ayah dan tidak punya ibu”. Namun, saya harus menyampaikan pada siswa saya pentingnya memiliki sikap mandiri, sabar, tidak memaksakan kehendak (terutama saat menginginkan sesuatu), bertanggung jawab, dan tetap bersemangat. Namun saya harus menyampaikan padanya, pada semua siswa saya, dengan kalimat-kalimat yang mudah mereka pahami.
Tak lama, tangisnya pun mereda. Dan dia berjanji akan menjadi anak yang sholih, yang akan menjadi “tabungan” orang tuanya kelak nanti di akhirat.
Subhanallah… Satu lagi, peristiwa yang sangat berkesan di hati saya, saat saya mengajar Siroh Nabawiyah. Jangan berpikir, anak-anak tak mengerti apa yang kita sampaikan. Loncatan pikiran mereka lebih “dahsyat’ dari yang kita pikirkan.
Ya Rabb… Jadikan semua muridku, murid yang tangguh. Yang aqidahnya kuat. Ibarat sebuah pohon, akarnya kuat berserabut mencari unsur-unsur hara dalam tanah. Batangnya kokoh, dan cabang-cabangnya menghasilkan daun yang rimbun dan bisa berbuah. Juga, buahnya bisa dinikmati oleh orang-orang di sekelilingnya. Aamiin…

Tagged: , ,

Monggo bagi yang ingin menambahkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

The True Ideas

(Ideas...don't die!)

Asmadi Tsaqib

Belajar, Berusaha, dan Berdo'a . . .

Ana Khoiruroh

Sederhana itu indah

Arisan Kata

Jangan Pernah Berhenti Untuk Menghiasi Dunia Dengan Kata

catatanalia

Hidup Boleh Sekali Tetapi Sekali Hidup Harus Berarti

Sajak Demokrasi

Memaknai Hidup Sebelum Tertidur

NailahKhansa

what I want, will I get with my ability. And I would believe that

another stories.

There's nothing perfect

we are who we are

just enjoy your life

The Science of Life

Traveling, Travel Photography, Postcrossing, Love Aceh and Indonesia so much, Culinary, and Living my Life

Khachaunw

#JOHITZ #KITARAPOPO

Just A Little Girl

Yesterday History, Tomorrow Mystery

Muslim Forester

Konservasi tak sekedar perlindungan

Komunitas Sejuta Guru Ngeblog

Berbagi Motivasi dan Inspirasi

Diary Hujan β„’

karena hujan senantiasa mengajarkanku tentang arti cinta dan kehidupan...

shabrina si princess

Tempatku Berbagi Kisah...^_^

rindutanahbasah

Like a fool who will never see the truth, I will keep thinking something's gonna change

Nurita Putranti

eNPe berbagi pengetahuan dan pengalaman

MOERI ABDUH

corat-coret di dinding revolusi

Try 2B cool 'n smart...

Akin is speaking

Omnduut

Melangkahkan kaki kemana angin mengarahkan

Suka Roda Dua

Pecinta Roda Dua

Catatan Cinta Najma

Melangitkan Cinta.. Mendekap Cita.. Menggapai Syurga..

Ransel Reot

"Ransel dipunggung dan berpetualang!!!"

Dailynomous

Bukan Buku Harian Untuk Dituliskan Bukan Diabadikan

Ika Wulandari (Gelbo)

My so *not* interesting journey

Noted

once upon a time...

Blogger Cilet-Cilet

cilet /cilΓ©t/ a, cilet-cilet a 1 tidak sungguh-sungguh; 2 pura- pura; 3 ecek-ecek: blogger ~; traveler ~

CATATAN CADERABDUL PACKER

Doyan Kelayapan, Backpackeran, Travelling, Moto, Coretan, Celotehan

Zaydan's Room

Great place to pour Creatives Ideas

The Daily Post

The Art and Craft of Blogging

J4uharry

Membayar cita-cita dengan jerih-payah yang pantas !!!

D Sukmana Adi

weekEndTraveller, Culinary, Lifestyle and Daily

Dapur Hangus

Catatan Chef Abal-abal

Catatan Keluarga Darmawan

....life is an adventure, never stop try and pray ....

RANISROOM

selamat datang di bilik cinta Rani

~*Catatan Perjalanan*~

Karena memori kita tak senantiasa ada di sana - menyimpan semuanya

expareto.wordpress.com/

A FREEDOM OF WRITING

Moel

catatan refleksi & pemikiran

ngopi saja

pura-pura blogging sambil ngopi

ASE ADVENTURE

You Never Know What The Mountain Will Teach You

Secarik Motivasi Diri

Selalu ada hikmah di balik tulisan

Berbagi Kisah

Let's share and we have fun!

syifarahmp

My Passion In Life

Ghazwanie mind(ed)

sebuah catatan untuk ketiga anakku tersayang

Sekedar curhat

Tulisan curahan hati

Hidup Tidak Mengenal Siaran Tunda

Blog pindahan dari kopiradix dot multiply dot com

%d blogger menyukai ini: