Ingin Dijemput Mama


Judul ini sangat menarik buat saya. Awalnya begini. Hari ini salah seorang murid saya, sebut saja Ananda F, tetap berada di kelas meski saya sudah memulangkan semua murid saya dua puluh menit sebelumnya. Saya pikir memang belum dijemput. Tiba2 HP flexi saya berbunyi dan saya mengenali nomornya sebagai nomor salah seorang wali murid yang juga menjadi pengantar jemput Ananda F.

Pengantar jemput menanyakan apakah Ananda F masih ada di kelas. Dan saya jawab masih. Kemudian beliau meminta saya untuk menyampaikan bahwa beliau sudah ada di tempat biasa. Dan saya jawab, “Baik, Bunda. Nanti akan saya sampaikan kepada Ananda F”.

5 menit kemudian teman se antar jemputnya datang ke kelas untuk menanyakan keberadaan F, dan saya katakan sudah 5 menit yang lalu dia keluar kelas. Tak seberapa lama setelahnya si pengantar jemput malah mendatangi saya. Ternyata Ananda F belum juga ke mobil antar jemputnya.

Saya bingung, namun ada yang mengatakan bahwa Ananda F pergi ke rumah temannya.

Singkat kata Ananda F tidak mau pulang ke rumah, karena dia ingin dijemput mamanya. LUAR BIASA….

Memang Ananda F tidak pernah sama sekali dijemput oleh mamanya. Sejak sekolah di PG sampai SD sekarang, ananda F dititipkan kepada pengantar jemput. Mama dan Abinya bekerja di tempat yang sama, sebuah perusahaan bertaraf dan bergaji internasional. Semua waktu seperti habis untuk bekerja. Mamanya akan izin setengah hari di hari Sabtu jika ada undangan di sekolah. Parenting, atau pengambilan raport. Dan Ananda iri terhadap banyak temannya yang dijemput oleh mamanya ketika pulang sekolah.

Sahabat, saya dulu pernah mengalami perasaan yang sama dengan Ananda F. Saya pernah menangis di kamar karena saya merasa orang tua saya tidak sayang kepada saya. Saya tidak pernah dijemput dari sekolah oleh orang tua saya. Tapi saya tidak sampai melakukanhal “anarkis” seperti tidak mau pulang jika tidak dijemput orang tua saya. Saya hanya memendamnya dalam hati.

Ternyata, menjemput anak ke sekolah, menengoknya walau hanya beberapa detik, dan menanyakan ada apa di sekolah hari ini merupakan pertanyaan-pertanyaan penting bagi seorang anak. Hal yang saya anggap itu hal yang wajar ketika orang tua saya bekerja di luar rumah untuk tidak mengantar dan menjemput saya, ternyata itu salah. Dan alhamdulillah. Menjadi guru, di hari ini membuat saya sangat yakin betapa pentingnya peran orang tua dalam kesuksesan sang anak di masa depannya.

Semoga, saya bisa menjadi mama yang baik buat anak saya. Amiin………..

***

Sidoarjo, Agustus 2010

Tagged: , ,

Monggo bagi yang ingin menambahkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

The True Ideas

(Ideas...don't die!)

Asmadi Tsaqib

Belajar, Berusaha, dan Berdo'a . . .

Ana Khoiruroh

Sederhana itu indah

Arisan Kata

Jangan Pernah Berhenti Untuk Menghiasi Dunia Dengan Kata

catatanalia

Hidup Boleh Sekali Tetapi Sekali Hidup Harus Berarti

Sajak Demokrasi

Memaknai Hidup Sebelum Tertidur

NailahKhansa

what I want, will I get with my ability. And I would believe that

another stories.

There's nothing perfect

we are who we are

just enjoy your life

The Science of Life

Traveling, Travel Photography, Postcrossing, Love Aceh and Indonesia so much, Culinary, and Living my Life

Khachaunw

#JOHITZ #KITARAPOPO

Just A Little Girl

Yesterday History, Tomorrow Mystery

Muslim Forester

Konservasi tak sekedar perlindungan

Komunitas Sejuta Guru Ngeblog

Berbagi Motivasi dan Inspirasi

Diary Hujan โ„ข

karena hujan senantiasa mengajarkanku tentang arti cinta dan kehidupan...

shabrina si princess

Tempatku Berbagi Kisah...^_^

rindutanahbasah

Like a fool who will never see the truth, I will keep thinking something's gonna change

Nurita Putranti

eNPe berbagi pengetahuan dan pengalaman

MOERI ABDUH

corat-coret di dinding revolusi

Try 2B cool 'n smart...

Akin is speaking

Omnduut

Melangkahkan kaki kemana angin mengarahkan

Suka Roda Dua

Pecinta Roda Dua

Catatan Cinta Najma

Melangitkan Cinta.. Mendekap Cita.. Menggapai Syurga..

Ransel Reot

"Ransel dipunggung dan berpetualang!!!"

Dailynomous

Bukan Buku Harian Untuk Dituliskan Bukan Diabadikan

Gelbo The Explorer

My so *not* interesting journey

Noted

once upon a time...

Blogger Cilet-Cilet

cilet /cilรฉt/ a, cilet-cilet a 1 tidak sungguh-sungguh; 2 pura- pura; 3 ecek-ecek: blogger ~; traveler ~

CATATAN CADERABDUL PACKER

Doyan Kelayapan, Backpackeran, Travelling, Moto, Coretan, Celotehan

Zaydan's Room

Great place to pour Creatives Ideas

The Daily Post

The Art and Craft of Blogging

J4uharry

Membayar cita-cita dengan jerih-payah yang pantas !!!

D Sukmana Adi

weekEndTraveller, Culinary, Lifestyle and Daily

Dapur Hangus

Catatan Chef Abal-abal

Catatan Keluarga Darmawan

....life is an adventure, never stop try and pray ....

RANISROOM

selamat datang di bilik cinta Rani

~*Catatan Perjalanan*~

Karena memori kita tak senantiasa ada di sana - menyimpan semuanya

expareto.wordpress.com/

A FREEDOM OF WRITING

Moel

catatan refleksi & pemikiran

ngopi saja

pura-pura blogging sambil ngopi

ASE ADVENTURE

You Never Know What The Mountain Will Teach You

Secarik Motivasi Diri

Selalu ada hikmah di balik tulisan

Berbagi Kisah

Let's share and we have fun!

syifarahmp

My Passion In Life

Ghazwanie mind(ed)

sebuah catatan untuk ketiga anakku tersayang

Sekedar curhat

Tulisan curahan hati

Hidup Tidak Mengenal Siaran Tunda

Blog pindahan dari kopiradix dot multiply dot com

%d blogger menyukai ini: