Menjebak Siswa


Beberapa hari yang lalu, saya sempat memberi taujih kepada murid saya dengan sebuah cerita. Ceritanya cukup sederhana, tidak berat. Dan SENGAJA, saya memenggal cerita tersebut di tengahnya ketika sampai di klimaks cerita. Saya berjanji kepada mereka, insya Allah jika Allah memberikan saya umur dan kesempatan untuk kembali meneruskan cerita tersebut, saya akan melanjutkannya.

Namun, karena beberapa hal, besoknya tidak langsung saya lanjutkan ceritnya. Saya beri alasan logis kepada mereka untuk “menunda” kelanjutan cerita saya. Ini sebuah kesengajaan, untuk menarik minat murid-murid saya kepada saya. (Tips sebagai guru agar kehadiran Anda selalu dinanti siswa Anda).

Sebelumnya, saya sudah memberi tahu partner (guru pendamping) saya mengajar tentang cerita ini, dan jika Allah mengambil saya sebelum saya sempat melanjutkan cerita ini, maka saya minta beliau untuk melanjutkannya.

Akhirnya, pagi hari ini cerita tersebut saya lanjutkan. Cerita tentang harga sebuah kejujuran. Dan walhasil apa yang saya dapatkan adalah sesuatu yang cukup mencengangkan. Mereka (8 orang murid laki-laki saya) mengungkapkan sebuah peristiwa yang mereka alami hari Ahad dan juga hari-hari sebelumnya. Mereka mengaku main play station yang judul permainannya adalah GTA. Saya tidak tahu apa GTA itu, tapi mereka menjelaskan detailnya bahwa permainan itu ada bla… bla… bla…

Dan ketika saya gali lebih dalam lagi, rupanya mereka juga tahu bahwa tontonan itu tidak selayaknya ditonton oleh mereka, tapi karena orang tuanya sedang tidak ada, karena dia main ke rumah tetangganya, karena dia pinjam punya temannya, jadinya mereka bisa leluasa menikmati itu. Masya Allah. Dan akhir sesi taujih pagi itu adalah CURHAT. Keluarlah curhatan mengenai A, curhatan untuk B, curhatan soal C, yang ini mereka dapatkan di rumah.

Saya menyebut ini sebagai peristiwa “penjebakan” siswa.

Beberapa kali saya melakukan “penjebakan” terhadap siswa saya (bukan guru yang baik). Bukan lewat dialog langsung, face two face (saya tidak pandai dalam hal ini), namun lewat kegiatan yang melibatkan banyak siswa.

Pernah beberapa kali, beberapa siswa mengeluhkan “ibunya” yang terlalu sering menonton sinetron. Dan dari keluhan itu, akhirnya tergali lebih dalam lagi keinginan-keinginan mereka yang masih polos.

Anda tahu apa keinginan mereka? Mereka hanya ingin, ibunya membantu mereka melakukan muroja’ah di rumah, ingin ayahnya sholat di masjid berjama’ah, ingin orang tuanya menanyakan pelajaran di sekolah, dan lain-lain. Mereka tidak ingin les. Capek kata mereka. Dan seterusnya.

Dari kegiatan “penjebakan” ini, saya akan melakukan proses tabayun kepada orang tua mereka melalui BP atau telepon langsung. Setelahnya, jika memang seperti itu adanya (umumnya sih, benar), saya akan meminta pemantauan lebih dari orang tua dan juga saya khususnya, dalam hal-hal yang perlu dan harus dituntaskan.

Ayo, kita “jebak” anak-anak kita demi Indonesia yang lebih baik…! ^__^

***

Sidoarjo

Lupa tanggalnya

Tagged: , , , ,

Monggo bagi yang ingin menambahkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

The True Ideas

(Ideas...don't die!)

Asmadi Tsaqib

Belajar, Berusaha, dan Berdo'a . . .

Ana Khoiruroh

Sederhana itu indah

Arisan Kata

Jangan Pernah Berhenti Untuk Menghiasi Dunia Dengan Kata

catatanalia

Hidup Boleh Sekali Tetapi Sekali Hidup Harus Berarti

Sajak Demokrasi

Memaknai Hidup Sebelum Tertidur

NailahKhansa

what I want, will I get with my ability. And I would believe that

another stories.

There's nothing perfect

we are who we are

just enjoy your life

The Science of Life

Traveling, Travel Photography, Postcrossing, Love Aceh and Indonesia so much, Culinary, and Living my Life

Khachaunw

#JOHITZ #KITARAPOPO

Just A Little Girl

Yesterday History, Tomorrow Mystery

Muslim Forester

Konservasi tak sekedar perlindungan

Komunitas Sejuta Guru Ngeblog

Berbagi Motivasi dan Inspirasi

Diary Hujan ™

karena hujan senantiasa mengajarkanku tentang arti cinta dan kehidupan...

shabrina si princess

Tempatku Berbagi Kisah...^_^

rindutanahbasah

Like a fool who will never see the truth, I will keep thinking something's gonna change

Nurita Putranti

eNPe berbagi pengetahuan dan pengalaman

MOERI ABDUH

corat-coret di dinding revolusi

Try 2B cool 'n smart...

Akin is speaking

Omnduut

Melangkahkan kaki kemana angin mengarahkan

Suka Roda Dua

Pecinta Roda Dua

Catatan Cinta Najma

Melangitkan Cinta.. Mendekap Cita.. Menggapai Syurga..

Ransel Reot

"Ransel dipunggung dan berpetualang!!!"

Dailynomous

Bukan Buku Harian Untuk Dituliskan Bukan Diabadikan

Gelbo The Explorer

My so *not* interesting journey

Noted

once upon a time...

Blogger Cilet-Cilet

cilet /cilét/ a, cilet-cilet a 1 tidak sungguh-sungguh; 2 pura- pura; 3 ecek-ecek: blogger ~; traveler ~

CATATAN CADERABDUL PACKER

Doyan Kelayapan, Backpackeran, Travelling, Moto, Coretan, Celotehan

Zaydan's Room

Great place to pour Creatives Ideas

The Daily Post

The Art and Craft of Blogging

J4uharry

Membayar cita-cita dengan jerih-payah yang pantas !!!

D Sukmana Adi

weekEndTraveller, Culinary, Lifestyle and Daily

Dapur Hangus

Catatan Chef Abal-abal

Catatan Keluarga Darmawan

....life is an adventure, never stop try and pray ....

RANISROOM

selamat datang di bilik cinta Rani

~*Catatan Perjalanan*~

Karena memori kita tak senantiasa ada di sana - menyimpan semuanya

expareto.wordpress.com/

A FREEDOM OF WRITING

Moel

catatan refleksi & pemikiran

ngopi saja

pura-pura blogging sambil ngopi

ASE ADVENTURE

You Never Know What The Mountain Will Teach You

Secarik Motivasi Diri

Selalu ada hikmah di balik tulisan

Berbagi Kisah

Let's share and we have fun!

syifarahmp

My Passion In Life

Ghazwanie mind(ed)

sebuah catatan untuk ketiga anakku tersayang

Sekedar curhat

Tulisan curahan hati

Hidup Tidak Mengenal Siaran Tunda

Blog pindahan dari kopiradix dot multiply dot com

%d blogger menyukai ini: