Berbagi Rasa dengan Ber-Blog Ria


Dunia blogging sebenarnya tak asing bagi saya yang kuliah di sebuah Institute Teknologi dengan basic teknologi informasi. Tapi rupanya saat saya mulai berinteraksi secara intens dengan internet (dulu), saya belum tertarik untuk nge blog. Lebih tertarik dengan MIRC, YM, dan beberapa bentuk mailing list.

Sampai pada akhirnya saya menemukan dunia baru yang cukup booming, Facebook. Saya pun belum tertarik untuk aktif blogging meski sudah punya akun di beberapa penyedia blog gratis seperti MP, blogger, dan wordpress. Padahal saya suka menulis. Tak lama, FB sangat membosankan bagi saya. Engep juga melihat status beberapa teman yang tak jelas seperti, “lagi makan soto Ambengan niy”, atau “Ayo, panda… lari pagi,” padahal pandanya ada di sampingnya. Hadeuuuuh. Kan ini namanya aneh. Dan sebagai modal eksis di dunia maya, kata teman saya, saya pun memiliki akun di beberapa jejaring sosial selain FB. Tapi lagi-lagi mentok. BOSAN. Sama bae.

Seperti yang sudah saya sampaikan sebelumnya, sebenarnya saya cukup senang menulis. Menulis apapun. Menulis dengan tema sedikit serius agaknya, memang saya kurang mampu melakukannya. Tapi tak mengapa, saya yakin suatu saat nanti saya bisa menulis serius. Sampai detik ini saya hanya mampu menuliskan apa yang saya rasa, apa yang saya baca, apa yang saya dengar, apa yang saya lihat, apa yang saya lakukan, apa yang saya pahami, dan apa yang saya alami. Tapi tak mengapa, pengalaman yang coba saya tuliskan itu semoga bisa bermanfaat untuk orang lain.

“Menulislah, karena menulis itu mewariskan peradaban”, kata salah seorang sahabat yang selalu menyemangati saya untuk menulis. Kalau bisa, satu hari satu tulisan. Kalimat itulah yang akhirnya membuat saya jadi aktif ngeblog. Punya akun di MP sebenarnya belum 2 tahun. Dan baru intens posting sejak Desember 2010 lalu, sejak pertemuan saya dengan sahabat saya itu. Dan sebagai mentor yang baik, dia melihat perkembangan tulisan saya dari hari ke hari melalui blog saya. Jika seminggu tak menghasilkan apapun pasti aka nada teguran yang masuk ke surel saya.

Ya, saya memang yakin bahwa menulis adalah mewariskan peradaban. Paling tidak mengabadikan peristiwa yang saya alami pada dunia.

Oia, ada satu pengalaman yang bisa diambil ibrah dari asiknya dunia nge-blog. Setahun yang lalu, saya hendak bertandang ke Malaysia. Saya akan mengunjungi suami yang sedang bekerja di sana. Dulu, setahun sebelumnya, saat pengurusan entry visa untuk kami, setelah sebelumnya dia masuk ke Negara tersebut duluan, ada sedikit masalah. Sebab, nomor paspor saya ternyata sama dengan nomor paspor milik orang lain yang sedang menjalani studinya di sana. Sehingga nomor paspor saya rejected dan visa tak bisa diurus.

Tapi waktu itu, kami tidak mempermasalahkannya, sebab saya tidak ada rencana sama sekali untuk pindah mengikuti suami ke Malaysia atau pun hanya sekedar mampir  menengok suami di negeri Jiran tersebut. Tapi kemudian jadi masalah ketika setahun berikutnya, suami memberi hadiah kepada saya untuk jalan-jalan 2 minggu di Malaysia.

Karena ada sedikit masalah dengan paspor saya itulah, saya dan suami mencari informasi sebanyak-banyaknya dari google tentang pengurusan nomor paspor yang sama ini. Tak mungkin punya saya palsu. Sebab, nomor paspor saya berurutan dengan nomor paspor anak saya. Bukan juga punya dia yang palsu, sebab dia telah terlebih dahulu membuat paspor tersebut.

Saya searching di google, dan mendapati ada beberapa blogger yang ternyata memiliki kasus yang sama dengan saya. Paling tidak, saya merasa tidak sendiri. Setelah para blogger memberikan beberapa informasi  yang dapat saya pergunakan untuk bahan pertanyaan di Dinas Imigrasi, saya kemudian mencari tahu hal ihwal kesamaan nomor paspor saya dengan nomor paspor orang lain.

Tapi, maaf, jika sudah berurusan dengan birokrasi, yang ada saya malah di ping-pong. Diminta untuk koordinasi dengan pihak bandara lah, tanyakan dengan Dinas Imigrasi temoat pembuat paspor lah, disuruh minta surat keterangan resmi dari dinas imigresen Malaysia lah, dan sebagainya. Akhirnya, masalah ini kami selesaikan dengan cara kami.

Saya bersyukur, ada blogger yang mau menuliskan kisahnya di blognya. Salah satunya sempat menuliskan bahwa dia tertahan selama 4 jam di Bandara. Ya, saya pun pada akhirnya menyiapkan mental untuk tertahan di Bandara agak sedikit lama sambil tetap berharap bisa dapat dengan mudah lolos masuk ke Malaysia tanpa halangan yang berarti.

Alhamdulillah, semua “amunisi” yang kami siapkan tidak terpakai, kecuali satu: Tiket pesawat kembali ke Indonesia.  Informasi ini pun saya dapatkan dari blogger di dunia maya. Dia menuliskan, jangan lupa bawa tiket pesawat untuk balik ke Indonesia. Untung saya sudah mencetak tiket tersebut, sehingga saya dan anak saya mudah masuk ke Negara itu. Padahal saya sudah cemas. Yang saya cemaskan bukan diri sendiri melainkan mencemaskan anak saya yang saat itu baru berusia 3 tahun. Pasti dia akan rewel karena kecapean jika harus tertahan lama di Bandara.

Dan hari ini, tujuan saya nge blog di samping untuk berbagi atas apa yang saya rasa, baca, dengar, lihat, lakukan, pahami, dan alami, adalah juga untuk mewariskan peradaban. Seperti kata teman saya itu. Sampaikanlah, walau satu ayat.

 

***

Sidoarjo, 01 Juni 2011

01:38 AM

Ditulis untuk mengkuti lomba “Blogger Return Contest” yang diadakan oleh mbak Anaz yang disponsori oleh denaihati

Tagged: , ,

Monggo bagi yang ingin menambahkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

The True Ideas

(Ideas...don't die!)

Asmadi Tsaqib

Belajar, Berusaha, dan Berdo'a . . .

Ana Khoiruroh

Sederhana itu indah

Arisan Kata

Jangan Pernah Berhenti Untuk Menghiasi Dunia Dengan Kata

catatanalia

Hidup Boleh Sekali Tetapi Sekali Hidup Harus Berarti

Sajak Demokrasi

Memaknai Hidup Sebelum Tertidur

NailahKhansa

what I want, will I get with my ability. And I would believe that

another stories.

There's nothing perfect

we are who we are

just enjoy your life

The Science of Life

Traveling, Travel Photography, Postcrossing, Love Aceh and Indonesia so much, Culinary, and Living my Life

Khachaunw

#JOHITZ #KITARAPOPO

Just A Little Girl

Yesterday History, Tomorrow Mystery

Muslim Forester

Konservasi tak sekedar perlindungan

Komunitas Sejuta Guru Ngeblog

Berbagi Motivasi dan Inspirasi

Diary Hujan ™

karena hujan senantiasa mengajarkanku tentang arti cinta dan kehidupan...

shabrina si princess

Tempatku Berbagi Kisah...^_^

rindutanahbasah

Like a fool who will never see the truth, I will keep thinking something's gonna change

Nurita Putranti

eNPe berbagi pengetahuan dan pengalaman

MOERI ABDUH

corat-coret di dinding revolusi

Try 2B cool 'n smart...

Akin is speaking

Omnduut

Melangkahkan kaki kemana angin mengarahkan

Suka Roda Dua

Pecinta Roda Dua

Catatan Cinta Najma

Melangitkan Cinta.. Mendekap Cita.. Menggapai Syurga..

Ransel Reot

"Ransel dipunggung dan berpetualang!!!"

Dailynomous

Bukan Buku Harian Untuk Dituliskan Bukan Diabadikan

Gelbo The Explorer

My so *not* interesting journey

Noted

once upon a time...

Blogger Cilet-Cilet

cilet /cilét/ a, cilet-cilet a 1 tidak sungguh-sungguh; 2 pura- pura; 3 ecek-ecek: blogger ~; traveler ~

CATATAN CADERABDUL PACKER

Doyan Kelayapan, Backpackeran, Travelling, Moto, Coretan, Celotehan

Zaydan's Room

Great place to pour Creatives Ideas

The Daily Post

The Art and Craft of Blogging

J4uharry

Membayar cita-cita dengan jerih-payah yang pantas !!!

D Sukmana Adi

weekEndTraveller, Culinary, Lifestyle and Daily

Dapur Hangus

Catatan Chef Abal-abal

Catatan Keluarga Darmawan

....life is an adventure, never stop try and pray ....

RANISROOM

selamat datang di bilik cinta Rani

~*Catatan Perjalanan*~

Karena memori kita tak senantiasa ada di sana - menyimpan semuanya

expareto.wordpress.com/

A FREEDOM OF WRITING

Moel

catatan refleksi & pemikiran

ngopi saja

pura-pura blogging sambil ngopi

ASE ADVENTURE

You Never Know What The Mountain Will Teach You

Secarik Motivasi Diri

Selalu ada hikmah di balik tulisan

Berbagi Kisah

Let's share and we have fun!

syifarahmp

My Passion In Life

Ghazwanie mind(ed)

sebuah catatan untuk ketiga anakku tersayang

Sekedar curhat

Tulisan curahan hati

Hidup Tidak Mengenal Siaran Tunda

Blog pindahan dari kopiradix dot multiply dot com

%d blogger menyukai ini: