Bersama Keluarga Kecil Saya


Bukan guru yang baik. Bolos di hari efektif sekolah. Hari Senin pula. Saya memang sengaja melakukannya. Tidak hanya saya yang membolos sekolah hari ini. Bahkan orang-orang lembaga pun melakukan bolos besar-besaran. Bagaimana tidak. Kami membolos sekolah bukan tidak ada kepentingan. Tapi ini semua kami lakukan karena anak-anak kami yang duduk di KB dan TKIT Insan Kamil sedang melaksanakan karyawisata.

Mengapa memilih Senin? Alasannya karena pada hari itu tidak banyak sekolah yang masuk ke tempat tujuan wisata yang kami datangi. Dan mengapa memilih bulan Mei? Karena per 1 Juni, semua obyek wisata di Jawa Timur tarif masuknya naik. Apalagi Jawa Timur Park 2 tujuan karyawisata kali ini, naik Rp 10.000.

Jawa Timur Park 2 atau lebih dikenal dengan sebutan Batu Secret Zoo, adalah tempat wisata yang baru pertama kali kami kunjungi. Saya, Abu Fauzan, dan juga Fauzan. 1 tahun lalu kami berkesempatan mengunjungi Jawa Timur Park 1 dan Batu Night Spectacular. Setelah sebelumnya kami juga mengunjungi Taman Safari 2.

Batu Secret Zoo. Saya terkagum-kagum dengan konsep kebun binatang ini. Agak berbeda dengan konsep kebun binatang yang pernah saya lihat sebelumnya. Cukup mengesankan dengan harga tiket masuk sebesar Rp 40.000. Selain mendapat suguhan hewan-hewan koleksi kebun binatang itu, kami juga disuguhi berbagai mainan anak dan kolam renang mini yang cukup menyenangkan untuk main air bagi Fauzan, anak kami.

OK… Let’s start our journey. Diawali dengan memakai gelang anti air dan anti rusak. Masuk disuguhi tikus besar seberat 10 kg. Kemudian, perjalanan berlanjut ke “ruang” primata. Disanalah saya bisa melihat dengan mata kepala sendiri jenis kera marmoset. Kera yang berukuran kecil yang ada di VCD Diego milik Fauzan. Selanjutnya, saya lupa urut-urutannya. Sebab waktu yang disediakan panitia hanya 4 jam. Dan saya tak sempat menikmati detil binatang-binatangnya. Yang pasti, saya berkesempatan melihat seekor ular phyton yang memakan 10 ekor tikus putih. Setelah sebelumnya tikus-tikus itu dilumpuhkan dengan cara melilitkan tubuhnya ke tubuh si tikus lalu memangsanya.

Dan begitulah. Lumayan lengkap koleksinya. Bahkan ada koleksi kumbangnya. Sayang, tidak ada aligator pembanding buaya.

Dan seperti biasa, kami kehilangan Fauzan. Hehehe… Bukan apa-apa. Karena ini pertama kali kami datang kesini, maka saya sangat antusias untuk memperhatikan koleksinya. Seperti biasanya. Sampai saya lupa kalau saya ada Fauzan. Saya berpikir Fauzan ada di tangan abinya. Ternyata pikiran saya salah. Sebab Fauzan tak mau menggandeng tangan ayahnya.

Setelah melewati “kebun binatang” seru itu, kami bermain di tempat mainan anak. Fauzan memilih 3 permainan yang menarik baginya. Sayangnya (sekali lagi) tidak ada permainan untuk orang dewasa. Hehehe… Segedhe gini bawaannya pengen main melulu. Maklum lah… Masa kecil terlalu bahagia.

Fauzan terlebih dahulu kami briefing. “Kalau mau main, harus bersabar mengantri. Sebab banyak teman yang juga ingin ikutan main. Tak boleh menerobos barisan. Dan harus berani mengantri sendiri tanpa Ummi Abi.”

Rupanya Fauzan cukup paham dengan penjelasan kami.  Karena waktunya terbatas dan dia ingin berenang, maka permainan yang boleh dia naiki kami batasi 3 saja. 3 permainan itu dia mengantri dengan baik dan sabar. Tidak rewel.

Pun, ketika berenang. Fauzan terlebih dahulu kami briefing. “Mas Fauzan boleh berenang sekarang. Main air sepuasnya. Tapi kalau nanti Ummi dan Abi manggil, mas Fauzan harus mau datang dan kita selesaikan renangnya. Karena kalau mas Fauzan terlambat, nanti kita akan ketinggalan bis dan tidak bisa pulang.”

Alhamdulillah, sekali lagi Fauzan paham. Dan tidak ada “perlawanan” yang berarti saat Fauzan kami ajak untuk mengakhiri renangnya.

Pulangnya, rombongan mampir ke Bakpao Telo di Purwodadi. Setelah belanja belanji kami pun kembali ke Sidoarjo. Tempat duduk yang dipilihkan panitia untuk kami cukup tepat. Kami duduk di bangku paling belakang bus. Kami punya “bagasi” sendiri dan terlebih ada “tempat” untuk kaki Abu Fauzan yang panjang. ^__^

Di sepanjang perjalanan pulang, saya menikmati kedekatan saya dengan Abu Fauzan. Bagaimana tidak, tingkah kami sudah seperti anak kecil saja. Saya yang duduk di sebelah kanannya akan digencetnya saat sopir bus membelokkan busnya ke arah kiri, dan dia pun akan saya gencet (meski ada Fauzan yang tidur nyenyak di pangkuannya) saat sopir bus melakukan yang sebaliknya.

Hal yang tidak bisa kami nikmati saat kami membawa mobil sendiri.

Senangnyaaaaaaaaaaaa….

 

***

Sidoarjo, 24 Mei 2011

09:38 AM

Dengan memori tersisa

Tagged: , , , , , , , ,

Monggo bagi yang ingin menambahkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

The True Ideas

(Ideas...don't die!)

Asmadi Tsaqib

Belajar, Berusaha, dan Berdo'a . . .

Ana Khoiruroh

Sederhana itu indah

Arisan Kata

Jangan Pernah Berhenti Untuk Menghiasi Dunia Dengan Kata

catatanalia

Hidup Boleh Sekali Tetapi Sekali Hidup Harus Berarti

Sajak Demokrasi

Memaknai Hidup Sebelum Tertidur

NailahKhansa

what I want, will I get with my ability. And I would believe that

another stories.

There's nothing perfect

we are who we are

just enjoy your life

The Science of Life

Traveling, Travel Photography, Postcrossing, Love Aceh and Indonesia so much, Culinary, and Living my Life

Khachaunw

#JOHITZ #KITARAPOPO

Just A Little Girl

Yesterday History, Tomorrow Mystery

Muslim Forester

Konservasi tak sekedar perlindungan

Komunitas Sejuta Guru Ngeblog

Berbagi Motivasi dan Inspirasi

Diary Hujan ™

karena hujan senantiasa mengajarkanku tentang arti cinta dan kehidupan...

shabrina si princess

Tempatku Berbagi Kisah...^_^

rindutanahbasah

Like a fool who will never see the truth, I will keep thinking something's gonna change

Nurita Putranti

eNPe berbagi pengetahuan dan pengalaman

MOERI ABDUH

corat-coret di dinding revolusi

Try 2B cool 'n smart...

Akin is speaking

Omnduut

Melangkahkan kaki kemana angin mengarahkan

Suka Roda Dua

Pecinta Roda Dua

Catatan Cinta Najma

Melangitkan Cinta.. Mendekap Cita.. Menggapai Syurga..

Ransel Reot

"Ransel dipunggung dan berpetualang!!!"

Dailynomous

Bukan Buku Harian Untuk Dituliskan Bukan Diabadikan

Ika Wulandari (Gelbo)

My so *not* interesting journey

Noted

once upon a time...

Blogger Cilet-Cilet

cilet /cilét/ a, cilet-cilet a 1 tidak sungguh-sungguh; 2 pura- pura; 3 ecek-ecek: blogger ~; traveler ~

CATATAN CADERABDUL PACKER

Doyan Kelayapan, Backpackeran, Travelling, Moto, Coretan, Celotehan

Zaydan's Room

Great place to pour Creatives Ideas

The Daily Post

The Art and Craft of Blogging

J4uharry

Membayar cita-cita dengan jerih-payah yang pantas !!!

D Sukmana Adi

weekEndTraveller, Culinary, Lifestyle and Daily

Dapur Hangus

Catatan Chef Abal-abal

Catatan Keluarga Darmawan

....life is an adventure, never stop try and pray ....

RANISROOM

selamat datang di bilik cinta Rani

~*Catatan Perjalanan*~

Karena memori kita tak senantiasa ada di sana - menyimpan semuanya

expareto.wordpress.com/

A FREEDOM OF WRITING

Moel

catatan refleksi & pemikiran

ngopi saja

pura-pura blogging sambil ngopi

ASE ADVENTURE

You Never Know What The Mountain Will Teach You

Secarik Motivasi Diri

Selalu ada hikmah di balik tulisan

Berbagi Kisah

Let's share and we have fun!

syifarahmp

My Passion In Life

Ghazwanie mind(ed)

sebuah catatan untuk ketiga anakku tersayang

Sekedar curhat

Tulisan curahan hati

Hidup Tidak Mengenal Siaran Tunda

Blog pindahan dari kopiradix dot multiply dot com

%d blogger menyukai ini: