Dibalik Diamnya Jas Dokter


Seorang yang awam di dunia kesehatan, kemarin bertanya kepada saya tentang jas dokter. Dia bertanya kepada saya, bukan karena saya seorang dokter tapi karena suami saya berprofesi sebagai dokter.

“Teh, apa bedanya jas dokter berlengan panjang dengan yang berlengan pendek?”

Baiklah. Ini menjadi tema tulisan saya selanjutnya. Meski tidak terlalu paham tentang dunia kedokteran, tapi saya akan coba membagi sedikit yang saya tahu. Jika ada salah mohon dikoreksi.

Di sebuah Rumah Sakit (RS), umumnya dokter mengenakan jas putihnya saat praktik menangani pasien. Atau minimal memasangnya di kursi kerjanya. Yang terakhir, suami saya sering melakukannya. Melatakkan jas dokter di sandaran kursi. Sebab kalau harus memakai jas saat “mengerjakan” pasien dia bisa kegerahan luar biasa. Maklum, dokter gigi sangat berbeda dengan dokter umum.

Biasanya jas putih lengan panjang itu adalah untuk mereka para dokter spesialis, sedangkan yang berlengan pendek itu untuk mereka para dokter umum atau dokter gigi biasa (bukan spesialis). Jika ada jas tapi panjang sampai lutut dan mukanya masih pada culun-culun itu adalah dokter-dokter muda yang lagi Co As (benar tidak niy, tulisannya?).

Kalau di IGD (Instalasi Gawat Darurat) RS besar seperti RS Dr. Sutomo Surabaya, RS Hasan Sadikin Bandung, dan lain-lain, ada yang pakai jas lab warna hijau atau biru muda. Biasanya mereka adalah mahasiswa PPDS (Program Pendidikan Dokter Spesialis).

Pembedaan jas ini adalah untuk mempermudah kita mengenali siapa yang sedang kita hadapi. Kalau kita berobat di RS, kita akan mudah mengenali “siapa dia” dari jas yang dipakainya. Bukan berarti mengkasta-kastakan status dokter, tapi ini adalah hirarki tanggung jawab.

Wuiiiih… Serem ya?

Saya pernah mendapat cerita dari suami saya. Saat kuliah dulu ada sejenis asistensi dari senior ke junior. Mereka dibedakan juga dari jas dan kancing yang mereka kenakan. Ketika saya tanya untuk apa, dia menjawab agar dosen penguji bisa tahu “penanggung jawab” asistensi itu siapa. Logikanya, yang paling senior harus mampu menyelesaikan permasalahan dari seorang pasien dengan tidak mengabaikan keahlian dari juniorya. Istilah kerennya adalah BERBAGI ILMU.

Jas dokter ini juga menjadi kode etik tersendiri bagi mereka. Yakni saat menangani pasien. Jika memang bukan “bidangnya”, “keahliannya”, “kewenangannya”, maka mereka tidak akan melampaui batas yang sudah ditentukan. Meski mereka memiliki  pengetahuan atasnya, namun mereka akan menyadari , memahami, sampai dimana penjelasan yang harus disampaikan kepada pasien, keluarga pasien, dan orang yang berkepentingan atas nyawa pasien, menurut kadar si penjelas (dokter itu sendiri).

So, jika kita merasa seperti ini ; “Niy, dokter gak bener nih… Dikit banget ngasih penjelasan kepada kita…” kita bisa tahu kafaah beliau, kita juga harus memahami bahwa ada kode etik yang harus mereka taati dan laksanakan, dan ada konsekuensi logis jika mereka tidak menempatkan sesuatu pada “tempatnya.” Bisa-bisa ijin praktiknya dicabut. Bahkan tidak diakui menjadi dokter lagi. Kan sayang ilmu yang sudah mereka dapatkan bertahun-tahun itu.

Saya jadi teringat hadits :

“Barangsiapa yang beriman pada Allah swt. dan hari akhir maka hendaklah berkata baik atau lebih baik diam.” (HR Bukhari Muslim)

Juga hadits dari ‘Aisyah Ra. Berikut :

“Bahwasanya perkataan rasulullah salallahu alahi wasallam itu selalu jelas sehingga bisa difahami oleh semua yang mendengar.” (HR Abu Daud)

Dan semoga, diam nya seorang dokter telah menerapkan 2 hadits diatas.

 

***

Diselesaikan di

Sidoarjo, 15 March 2011

12:08 PM

 

Di dalam kelas 1 A, dengan memandangi wajah-wajah kecil mereka dan meyakini suatu hari nanti ada dokter-dokter hebat dari kelas ini.

Tagged: , ,

Monggo bagi yang ingin menambahkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

The True Ideas

(Ideas...don't die!)

Asmadi Tsaqib

Belajar, Berusaha, dan Berdo'a . . .

Ana Khoiruroh

Sederhana itu indah

Arisan Kata

Jangan Pernah Berhenti Untuk Menghiasi Dunia Dengan Kata

catatanalia

Hidup Boleh Sekali Tetapi Sekali Hidup Harus Berarti

Sajak Demokrasi

Memaknai Hidup Sebelum Tertidur

NailahKhansa

what I want, will I get with my ability. And I would believe that

another stories.

There's nothing perfect

we are who we are

just enjoy your life

The Science of Life

Traveling, Travel Photography, Postcrossing, Love Aceh and Indonesia so much, Culinary, and Living my Life

Khachaunw

#JOHITZ #KITARAPOPO

Just A Little Girl

Yesterday History, Tomorrow Mystery

Muslim Forester

Konservasi tak sekedar perlindungan

Komunitas Sejuta Guru Ngeblog

Berbagi Motivasi dan Inspirasi

Diary Hujan ™

karena hujan senantiasa mengajarkanku tentang arti cinta dan kehidupan...

shabrina si princess

Tempatku Berbagi Kisah...^_^

rindutanahbasah

Like a fool who will never see the truth, I will keep thinking something's gonna change

Nurita Putranti

eNPe berbagi pengetahuan dan pengalaman

MOERI ABDUH

corat-coret di dinding revolusi

Try 2B cool 'n smart...

Akin is speaking

Omnduut

Melangkahkan kaki kemana angin mengarahkan

Suka Roda Dua

Pecinta Roda Dua

Catatan Cinta Najma

Melangitkan Cinta.. Mendekap Cita.. Menggapai Syurga..

Ransel Reot

"Ransel dipunggung dan berpetualang!!!"

Dailynomous

Bukan Buku Harian Untuk Dituliskan Bukan Diabadikan

Ika Wulandari (Gelbo)

My so *not* interesting journey

Noted

once upon a time...

Blogger Cilet-Cilet

cilet /cilét/ a, cilet-cilet a 1 tidak sungguh-sungguh; 2 pura- pura; 3 ecek-ecek: blogger ~; traveler ~

CATATAN CADERABDUL PACKER

Doyan Kelayapan, Backpackeran, Travelling, Moto, Coretan, Celotehan

Zaydan's Room

Great place to pour Creatives Ideas

The Daily Post

The Art and Craft of Blogging

J4uharry

Membayar cita-cita dengan jerih-payah yang pantas !!!

D Sukmana Adi

weekEndTraveller, Culinary, Lifestyle and Daily

Dapur Hangus

Catatan Chef Abal-abal

Catatan Keluarga Darmawan

....life is an adventure, never stop try and pray ....

RANISROOM

selamat datang di bilik cinta Rani

~*Catatan Perjalanan*~

Karena memori kita tak senantiasa ada di sana - menyimpan semuanya

expareto.wordpress.com/

A FREEDOM OF WRITING

Moel

catatan refleksi & pemikiran

ngopi saja

pura-pura blogging sambil ngopi

ASE ADVENTURE

You Never Know What The Mountain Will Teach You

Secarik Motivasi Diri

Selalu ada hikmah di balik tulisan

Berbagi Kisah

Let's share and we have fun!

syifarahmp

My Passion In Life

Ghazwanie mind(ed)

sebuah catatan untuk ketiga anakku tersayang

Sekedar curhat

Tulisan curahan hati

Hidup Tidak Mengenal Siaran Tunda

Blog pindahan dari kopiradix dot multiply dot com

%d blogger menyukai ini: