Umur 4 Tahun Ngisengin Orang Dewasa


“Ummi, tadi Fauzan diajak Pak Andi muter-muter,” katanya kemarin sore begitu saya menginjakkan kaki di rumah.

“Oia??? Kok bisa???” Tanyaku kaget.

Mulai Rabu kemarin, dia pulang sekolah dengan Pak Andi, satpam sekolah kami. Dengan memakai motor saya, saya minta Pak Andi mengantarkan Fauzan pulang. Pak Kembar, Ustadz driver yang biasa mengantar Fauzan pulang, tak bisa lagi mengantarnya ke rumah. Saya sendiri harus menunaikan “kewajiban” saya di sekolah. Karena jam saat Fauzan pulang sekolah adalah selalu tepat pada jam saat saya sedang mengajar. Kalau dia menunggu sampai saya pulang, saya merasa iba. Sebab waktu tidurnya di siang hari akan berkurang. Bahkan akan kelelahan. Sedangkan tubuhnya masih sangat rentan.

Sebenarnya sejak hari Senin, Pak Kembar tak bisa mengantarnya ke rumah. Hanya saja, hari Senin Fauzan tak masuk sekolah karena kecapean 3 hari mengikuti aktivitas saya yang cukup padat. Jum’at, Sabtu, Ahad. Sekalian, ada alasan untuk mencari “orang terpercaya” untuk membawa anak saya tercinta itu untuk bisa pulang ke rumah dengan selamat.

Kemarin, saat akan berangkat sekolah saya berpesan padanya, “Fauzan nanti pulang dengan Pak Andi. Pak Andi kan tidak tahu rumah Fauzan. Fauzan nanti yang ngasih tahu ke Pak Andi, ya?” pinta saya kepadanya.

“Iya, Ummi..” katanya sambil mengangguk.

Nah… Rupanya, Pak Andi dikerjai oleh Fauzan. Fauzan mengajak Pak Andi putar-putar komplek sebelum akhirnya tiba di rumah. Padahal rumah ayah saya itu cukup mudah untuk di jujuk. Masuk ke komplek. Lurus saja, sampai notok. Lalu belok kiri. Depan masjid pas. Mudah kan???

Kata Ibu (istri kedua papa setelah mama meninggal), Pak Andi tuh dari jauh sudah senyum-senyum. Fauzan apalagi. Nah, biasanya kalau lewat jalur normal, dia akan datang dari arah sebelah kiri rumah. Nah, ini kok lewat sebelah kanan. Sampai kemudian Pak Andi tiba tepat di depan rumah, Ibu bertanya pada Pak Andi. “Kok dari sana, Pak?”

“Inggih, Bu. Fauzan bilang, jalannya lewat sini, sini, sini, begitu Bu,” jawab Pak Andi.

“Walaaah… Fauzan ini merepotkan saja,” kata ibu. Ibu menceritakan kepada saya detil kejadian siang kemarin.

“Ndak pa pa, Bu. Monggo, saya pamit dulu,” kata Pak Andi kemudian setelah Fauzan turun dari motor.

Eyalah… Le… Le… Kok, bisa, masih kecil sudah punya ide “ngisengin” orang begitu…. Ntar kalau sudah besar, keisengan apalagi yang akan kau berikan kepada kami, orang tuamu??? Semoga hal yang wajar. Bukan iseng yang dilarang agama. Aamiin…

 

***

Sidoarjo, 28 April 2011

04:43 PM

I love you, Son…. Semoga Allah senantiasa melindungimu…

Tagged: , , , , , ,

Monggo bagi yang ingin menambahkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

The True Ideas

(Ideas...don't die!)

Asmadi Tsaqib

Belajar, Berusaha, dan Berdo'a . . .

Ana Khoiruroh

Sederhana itu indah

Arisan Kata

Jangan Pernah Berhenti Untuk Menghiasi Dunia Dengan Kata

catatanalia

Hidup Boleh Sekali Tetapi Sekali Hidup Harus Berarti

Sajak Demokrasi

Memaknai Hidup Sebelum Tertidur

NailahKhansa

what I want, will I get with my ability. And I would believe that

another stories.

There's nothing perfect

we are who we are

just enjoy your life

The Science of Life

Traveling, Travel Photography, Postcrossing, Love Aceh and Indonesia so much, Culinary, and Living my Life

Khachaunw

#JOHITZ #KITARAPOPO

Just A Little Girl

Yesterday History, Tomorrow Mystery

Muslim Forester

Konservasi tak sekedar perlindungan

Komunitas Sejuta Guru Ngeblog

Berbagi Motivasi dan Inspirasi

Diary Hujan ™

karena hujan senantiasa mengajarkanku tentang arti cinta dan kehidupan...

shabrina si princess

Tempatku Berbagi Kisah...^_^

rindutanahbasah

Like a fool who will never see the truth, I will keep thinking something's gonna change

Nurita Putranti

eNPe berbagi pengetahuan dan pengalaman

MOERI ABDUH

corat-coret di dinding revolusi

Try 2B cool 'n smart...

Akin is speaking

Omnduut

Melangkahkan kaki kemana angin mengarahkan

Suka Roda Dua

Pecinta Roda Dua

Catatan Cinta Najma

Melangitkan Cinta.. Mendekap Cita.. Menggapai Syurga..

Ransel Reot

"Ransel dipunggung dan berpetualang!!!"

Dailynomous

Bukan Buku Harian Untuk Dituliskan Bukan Diabadikan

Gelbo The Explorer

My so *not* interesting journey

Noted

once upon a time...

Blogger Cilet-Cilet

cilet /cilét/ a, cilet-cilet a 1 tidak sungguh-sungguh; 2 pura- pura; 3 ecek-ecek: blogger ~; traveler ~

CATATAN CADERABDUL PACKER

Doyan Kelayapan, Backpackeran, Travelling, Moto, Coretan, Celotehan

Zaydan's Room

Great place to pour Creatives Ideas

The Daily Post

The Art and Craft of Blogging

J4uharry

Membayar cita-cita dengan jerih-payah yang pantas !!!

D Sukmana Adi

weekEndTraveller, Culinary, Lifestyle and Daily

Dapur Hangus

Catatan Chef Abal-abal

Catatan Keluarga Darmawan

....life is an adventure, never stop try and pray ....

RANISROOM

selamat datang di bilik cinta Rani

~*Catatan Perjalanan*~

Karena memori kita tak senantiasa ada di sana - menyimpan semuanya

expareto.wordpress.com/

A FREEDOM OF WRITING

Moel

catatan refleksi & pemikiran

ngopi saja

pura-pura blogging sambil ngopi

ASE ADVENTURE

You Never Know What The Mountain Will Teach You

Secarik Motivasi Diri

Selalu ada hikmah di balik tulisan

Berbagi Kisah

Let's share and we have fun!

syifarahmp

My Passion In Life

Ghazwanie mind(ed)

sebuah catatan untuk ketiga anakku tersayang

Sekedar curhat

Tulisan curahan hati

Hidup Tidak Mengenal Siaran Tunda

Blog pindahan dari kopiradix dot multiply dot com

%d blogger menyukai ini: