Ten Plus One (Hampir) = Push Your Limit


Semalam saya mengikuti acara Mario Teguh “Golden Ways” dengan tema “10 + 1 (Ten plus One)”. Disitu ada beberapa tamu undangan yang ikut diwawancara oleh Hilbram Dunar dan Pak Mario Teguh. Salah satunya adalah Om Pepeng.

Siapa yang tidak kenal Om Pepeng. Om yang seorang artis ini menderita sebuah penyakit langka semenjak 7 tahun yang lalu. Om Pepeng sering ditanya, “Apakah Anda tidak merasakan sakit?”

Dan pertanyaan-pertanyaan semacam itu akan selalu dijawab oleh Om Pepeng dengan jawaban, “Between pain and sickness is different. Bla… Bla… Bla…” Yang intinya, Om Pepeng juga merasakan kesakitan, bahkan menurut data statistik yang dia punyai, kini kesakitan itu ada di 7 titik. Tapi, sebagai manusia yang ingin terus berjuang sebagai bentuk rasa kesyukurannya kepada Tuhan, Om Pepeng mengelola (memenej) rasa sakit itu, agar tidak menjadi sickness yang menyebabkan dia stress atau bahkan bunuh diri.

Di tengah kesakitan itu, Om Pepeng masih juga bisa becanda. Bahkan semalam dia sempat membuat joke segar, dia bertanya kepada Pak Mario Teguh, “Apa bedanya PILKADA dengan PIL KB?” Yang ditanya hanya membuka tangan tanda tidak tahu. Dengan lugas, Om Pepeng menjelaskan bahwa memang pada dasarnya keduanya sangat berbeda, tapi yang paling membedakan adalah : Pil KB, kalau lupa bisa jadi, sedangkan PILKADA kalau jadi bisa lupa.

Penjelasan Om Pepeng disambut Grrrrr dan tepuk tangan seluruh hadirin.

Semalam Mario Teguh sedang membahas bagaimana mengoptimalkan diri. Kalau sudah sukses, jangan mau berhenti sampai disitu saja. Terus meneruslah untuk tetap berada di kesuksesan itu. Artinya, jika sudah 10 maka tambahlah satu. Begitu seterusnya.

Penjelasan Pak Mario itu bagi saya bukan hal asing. Komunitas pecinta alam SMA Negeri 5 Surabaya (SMALAPALA) sering menyebut itu sebagai “PUSH YOUR LIMIT”. Perlebar batas kemampuan Anda! Terus dan terus. Tentu saja itu butuh latihan. Pada adik-adik di SMA, saya sering mengatakan hal serupa. Pun pada ibu-ibu yang mengikuti ta’lim. Mengapa? Karena Allah tidak akan membebankan sesuatu jika tidak sesuai dengan kapasitasnya. Semakin besar kapasitas yang mampu kita tampung maka semakin besar semakin besar pula kemampuan kita dalam mengatur stres dalam setiap kesulitan. Karena sejatinya, janji Allah itu pasti, bahwa setiap satu kesulitan pasti akan ada banyak kemudahan. Kemudahan-kemudahan itu juga adalah plus one (bukan hanya satu kayanya, tapi buanyaaaak) yang diberikan Allah kepada hamba-Nya.

Sikap tawakal, sabar, berjuang sampai titik darah penghabisan, pengoptimalan diri, dan semua faktor penunjang keberhasilan butuh untuk terus diasah. Setiap peristiwa pasti ada hikmahnya. Dengan menganalisa hikmah untuk aktivitas yang ada di depan, sesungguhnya kita telah menambahkan 1 point untuk kesuksesan kita di masa yang akan datang.

Yang menarik dari ulasan Pak Mario Teguh semalam adalah Pak Mario mengatakan bahwa Tuhan dekat dengan orang miskin, orang yang bla… bla… bla… (saya lupa, yang saya ingat adalah yang pertama dan yang terakhir yaitu) dan orang yang berjuang untuk menegakkan agama-Nya.

Amazing… Kalau Pak Mario Teguh saja mengatakan bahwa orang yang sedang berjuang menegakkan agama Allah adalah orang yang didengar (diijabah) do’anya oleh Allah, apakah kita masih menyangsikan janji Allah, bahwa orang yang sedang “berjual-beli” dengan Allah(salah satunya dengan amar ma’ruf nahi mungkar) akan dibalas dengan kebaikan yang berlipat ganda?

Tentu tidak! Karena janji Allah itu bersifat mutlak. Pasti nyata.

Well… Lompatan ingatan seperti ini seringkali muncul saat saya menyaksikan Mario Teguh “Golden Ways”. Banyak sekali kata-kata ataukalimat-kalimat bijak dari Pak Mario sangat tidak asing bagi telinga saya. Karena sejatinya apa yang beliau sampaikan itu sebagiannya adalah ajaran Islam. Hanya saja redaksional kalimat yang digunakan Pak Mario begitu mengagumkan, sehingga penikmat kata-kata bijak beliau tak terasa bahwa yang beliau sampaikan itu adalah hadits atau bahkan ayat Al-Qur’an.

Wallahu’alam.
***
Gubug Jingga Di Dalam Hujan
Sidoarjo, 24 November 2011
11:57
Bangga Menjadi Muslim

Tagged: , , ,

4 thoughts on “Ten Plus One (Hampir) = Push Your Limit

  1. Siti Mugi Rahayu 27 Desember 2011 pukul 5:09 AM Reply

    kalo ga salah kata p mario, Tuhan lebih dekat kepada orang yang miskin, sedang sakit, yang menderita, yang dizholimi, dan yang berjuang menegakkan agamanya. kalo mau, buka saja di you tube, dan kita bisa melihat ulang tayangannya.

    follow me: mugiekonomi.wordpress.com

    Suka

    • Lailatul Qadr 27 Desember 2011 pukul 8:09 AM

      Terima kasih…
      Waktu nulis ini, sedang tidak sempat buka youtube…

      Suka

  2. Adam 28 November 2011 pukul 10:20 PM Reply

    break the limit
    inspiratif, menggigit
    dan renyahhh
    😀

    Suka

    • Lailatul Qadr 28 November 2011 pukul 10:25 PM

      Terima kasih, Pak Adam… Istilah itu bisa juga dipakai… ^__^

      Suka

Monggo bagi yang ingin menambahkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

The True Ideas

(Ideas...don't die!)

Asmadi Tsaqib

Belajar, Berusaha, dan Berdo'a . . .

Ana Khoiruroh

Sederhana itu indah

Arisan Kata

Jangan Pernah Berhenti Untuk Menghiasi Dunia Dengan Kata

catatanalia

Hidup Boleh Sekali Tetapi Sekali Hidup Harus Berarti

Sajak Demokrasi

Memaknai Hidup Sebelum Tertidur

NailahKhansa

what I want, will I get with my ability. And I would believe that

another stories.

There's nothing perfect

we are who we are

just enjoy your life

The Science of Life

Traveling, Travel Photography, Postcrossing, Love Aceh and Indonesia so much, Culinary, and Living my Life

Khachaunw

#JOHITZ #KITARAPOPO

Just A Little Girl

Yesterday History, Tomorrow Mystery

Muslim Forester

Konservasi tak sekedar perlindungan

Komunitas Sejuta Guru Ngeblog

Berbagi Motivasi dan Inspirasi

Diary Hujan ™

karena hujan senantiasa mengajarkanku tentang arti cinta dan kehidupan...

shabrina si princess

Tempatku Berbagi Kisah...^_^

rindutanahbasah

Like a fool who will never see the truth, I will keep thinking something's gonna change

Nurita Putranti

eNPe berbagi pengetahuan dan pengalaman

MOERI ABDUH

corat-coret di dinding revolusi

Try 2B cool 'n smart...

Akin is speaking

Omnduut

Melangkahkan kaki kemana angin mengarahkan

Suka Roda Dua

Pecinta Roda Dua

Catatan Cinta Najma

Melangitkan Cinta.. Mendekap Cita.. Menggapai Syurga..

Ransel Reot

"Ransel dipunggung dan berpetualang!!!"

Dailynomous

Bukan Buku Harian Untuk Dituliskan Bukan Diabadikan

Gelbo The Explorer

My so *not* interesting journey

Noted

once upon a time...

Blogger Cilet-Cilet

cilet /cilét/ a, cilet-cilet a 1 tidak sungguh-sungguh; 2 pura- pura; 3 ecek-ecek: blogger ~; traveler ~

CATATAN CADERABDUL PACKER

Doyan Kelayapan, Backpackeran, Travelling, Moto, Coretan, Celotehan

Zaydan's Room

Great place to pour Creatives Ideas

The Daily Post

The Art and Craft of Blogging

J4uharry

Membayar cita-cita dengan jerih-payah yang pantas !!!

D Sukmana Adi

weekEndTraveller, Culinary, Lifestyle and Daily

Dapur Hangus

Catatan Chef Abal-abal

Catatan Keluarga Darmawan

....life is an adventure, never stop try and pray ....

RANISROOM

selamat datang di bilik cinta Rani

~*Catatan Perjalanan*~

Karena memori kita tak senantiasa ada di sana - menyimpan semuanya

expareto.wordpress.com/

A FREEDOM OF WRITING

Moel

catatan refleksi & pemikiran

ngopi saja

pura-pura blogging sambil ngopi

ASE ADVENTURE

You Never Know What The Mountain Will Teach You

Secarik Motivasi Diri

Selalu ada hikmah di balik tulisan

Berbagi Kisah

Let's share and we have fun!

syifarahmp

My Passion In Life

Ghazwanie mind(ed)

sebuah catatan untuk ketiga anakku tersayang

Sekedar curhat

Tulisan curahan hati

Hidup Tidak Mengenal Siaran Tunda

Blog pindahan dari kopiradix dot multiply dot com

%d blogger menyukai ini: