SMS Itu Mengabarkan Sesuatu


Beberapa bulan yang lalu sebuah SMS masuk ke HP saya. Saya yang merasa tak mengenali nomor itu, mengabaikan isi pesan tersebut. Namun karena timbul rasa penasaran karena dianya terus menerus mengirim pesan kepada saya, saya beranikan diri untuk bertanya kepadanya darimana dia mengetahui nomor telepon saya. Walhasil, saya mengetahui bahwa namanya adalah Andik. Seorang kontraktor yang bekerja di sebuah perusahaan rekanan PT. Semen Gresik.

Pesan itu pun berakhir tanpa ada kelanjutan. Saya pun tak hendak melanjutkan berkirim pesan padanya. What forΒ gitu lho?!Β Sebab, pertanyaan saya sampai detik ini pun tak terjawab olehnya. Tapi, saya sengaja menyimpan nomor dan namanya di phonebook. Alasannya simple, agar saya tak bertanya lagi, ‘nomor siapa ini?’

Di sebuah pagi beberapa pekan yang lalu, Andik kembali mengirim pesan kepada saya, ‘Kalau mau ke Jl. KH. Mukmin Sidoarjo, enaknya turun pintu tol Waru atau Sidoarjo agar lebih dekat?’

Saya jawab, ‘Posisi dimana sekarang?’

Dia balas, ‘Masih di Gresik.’

Kemudian saya membalas lagi dengan memberikan saran padanya pintu tol yang harus dipilih. Dia mengucapkan terima kasih atas advice yang saya berikan, dan meminta kelapangan saya untuk membalas pesannya jika dia menemui kebingungan lagi saat di Sidoarjo. Sore harinya, Andik kembali mengirim pesan, ‘Terima kasih, Bu. Memang benar saran dari ibu. Ini saya sudah perjalan pulang kembali ke Gresik.’

Saya membalas, ‘Sama-sama, Mas. Semoga selamat sampai di tujuan.’

Atas sebuah peristiwa yang menimpa saya, saya hampir saja melupakan siapa dia. Sampai sepekan yang lalu, tiba-tiba sebuah SMS masuk lagi dengan nama ‘Andik’.

Andik mengabarkan kepada saya bahwa dia akan menikah tanggal 1 Januari mendatang. Dia mengundang saya dan suami untuk datang ke acara pernikahannya. Saya menjawab pesannya dengan mengucapkan do’a atas rencana tersebut. Saya pun menuliskan, ‘semoga dimudahkan semua prosesnya’. Dan dia pun membalas, ‘Aamiin. Terima kasih atas do’anya, Bu. Dan tolong diluangkan waktunya tanggal 1 Januari nanti, ya.’

Saya kembali membalas, ‘Insya Allah.’

Dengan bersemangat dia kembali membalas pesan saya, ‘Beneran lho, Bu. Saya sangat mengharap kehadiran ibu dan keluarga pada pernikahan saya. Karena ibu dan keluarga adalah tamu undangan spesial saya.’

Sedikit tidak percaya, siy. Sebab saya tak pernah mengenalnya selain nama dan pekerjaannya. Selebihnya saya benar-benar tidak mengetahui siapa dia. Pun perihal kata spesial itu. Saya benar-banar tak mengerti maksudnya. Ah, anggap saja ababil, begitu pikiran saya. Nanti saja, mendekati tanggal 1 saya akan menanyakan soal alamat dan rencana kehadiran saya dan suami.

Dan… Sekitar 2 jam yang lalu saya mendapatkan sebuah pesan lagi dari Andik, bahwa pernikahannya batal. Dia meminta saya menyampaikannya juga pada suami saya.

Saya bertanya padanya, ‘Koq bisa? Kenapa, Mas?’

‘Calon mempelai wanita meninggal dunia karena kecelakaan, Bu.’ tulisnya.

‘Innalillahi wa inna ilaihi roji’un. Semoga semua amal ibadahnya diterima di sisi-Nya. Yang sabar, ya Mas.’ begitu balas saya padanya.

Dan 2 pesan terakhirnya, adalah ‘Aamiin,’ dan ‘Terima kasih atas nasehatnya, Bu.’

Wallahu’alam… Apakah yang dikabarkannya itu sesuatu yang benar ataukah bohong semata. Saya pun mempercayainya setengah-setengah. Setengah percaya dan setengah tidak. Ada beberapa alasan yang membuat saya bersikap demikian. Saya memilih bersikap mawas terhadap apa yang saya hadapi sekarang.

Sebab, saat ini begitu banyak bentuk-bentuk penipuan. Baik melalui surel maupun SMS seperti ini. Bahkan seorang sahabat pernah ditipu mentah-mentah oleh seseorang melalui media chat box di FB nya. Apakah ini modus operandi baru? Sekali lagi, wallahu’alam. Β Yang pasti saya belum pernah menemukan modus penipuan seperti ini.

Ah… Semoga saja Mas Andik tidak berniat menipu saya. Tidak berniat membohongi saya. Dan jika hal itu (calon istrinya meninggal dunia) benar-benar terjadi padanya, semoga Mas Andik diberi kesabaran dalam menghadapi peristiwa ini.

 

***
Gubug Jingga Di Dalam Hujan
Sidoarjo, 18 Desember 2011
21:32

Tagged: , , ,

2 thoughts on “SMS Itu Mengabarkan Sesuatu

  1. Fani 18 Desember 2011 pukul 11:13 PM Reply

    smg apa yg ia sampaikan benar, dan smg dia mendapat ganti yg lebih baik

    Suka

    • Lailatul Qadr 18 Desember 2011 pukul 11:24 PM

      Aamiin…

      Suka

Monggo bagi yang ingin menambahkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

The True Ideas

(Ideas...don't die!)

Asmadi Tsaqib

Belajar, Berusaha, dan Berdo'a . . .

Ana Khoiruroh

Sederhana itu indah

Arisan Kata

Jangan Pernah Berhenti Untuk Menghiasi Dunia Dengan Kata

catatanalia

Hidup Boleh Sekali Tetapi Sekali Hidup Harus Berarti

Sajak Demokrasi

Memaknai Hidup Sebelum Tertidur

NailahKhansa

what I want, will I get with my ability. And I would believe that

another stories.

There's nothing perfect

we are who we are

just enjoy your life

The Science of Life

Traveling, Travel Photography, Postcrossing, Love Aceh and Indonesia so much, Culinary, and Living my Life

Khachaunw

#JOHITZ #KITARAPOPO

Just A Little Girl

Yesterday History, Tomorrow Mystery

Muslim Forester

Konservasi tak sekedar perlindungan

Komunitas Sejuta Guru Ngeblog

Berbagi Motivasi dan Inspirasi

Diary Hujan β„’

karena hujan senantiasa mengajarkanku tentang arti cinta dan kehidupan...

shabrina si princess

Tempatku Berbagi Kisah...^_^

rindutanahbasah

Like a fool who will never see the truth, I will keep thinking something's gonna change

Nurita Putranti

eNPe berbagi pengetahuan dan pengalaman

MOERI ABDUH

corat-coret di dinding revolusi

Try 2B cool 'n smart...

Akin is speaking

Omnduut

Melangkahkan kaki kemana angin mengarahkan

Suka Roda Dua

Pecinta Roda Dua

Catatan Cinta Najma

Melangitkan Cinta.. Mendekap Cita.. Menggapai Syurga..

Ransel Reot

"Ransel dipunggung dan berpetualang!!!"

Dailynomous

Bukan Buku Harian Untuk Dituliskan Bukan Diabadikan

Gelbo The Explorer

My so *not* interesting journey

Noted

once upon a time...

Blogger Cilet-Cilet

cilet /cilΓ©t/ a, cilet-cilet a 1 tidak sungguh-sungguh; 2 pura- pura; 3 ecek-ecek: blogger ~; traveler ~

CATATAN CADERABDUL PACKER

Doyan Kelayapan, Backpackeran, Travelling, Moto, Coretan, Celotehan

Zaydan's Room

Great place to pour Creatives Ideas

The Daily Post

The Art and Craft of Blogging

J4uharry

Membayar cita-cita dengan jerih-payah yang pantas !!!

D Sukmana Adi

weekEndTraveller, Culinary, Lifestyle and Daily

Dapur Hangus

Catatan Chef Abal-abal

Catatan Keluarga Darmawan

....life is an adventure, never stop try and pray ....

RANISROOM

selamat datang di bilik cinta Rani

~*Catatan Perjalanan*~

Karena memori kita tak senantiasa ada di sana - menyimpan semuanya

expareto.wordpress.com/

A FREEDOM OF WRITING

Moel

catatan refleksi & pemikiran

ngopi saja

pura-pura blogging sambil ngopi

ASE ADVENTURE

You Never Know What The Mountain Will Teach You

Secarik Motivasi Diri

Selalu ada hikmah di balik tulisan

Berbagi Kisah

Let's share and we have fun!

syifarahmp

My Passion In Life

Ghazwanie mind(ed)

sebuah catatan untuk ketiga anakku tersayang

Sekedar curhat

Tulisan curahan hati

Hidup Tidak Mengenal Siaran Tunda

Blog pindahan dari kopiradix dot multiply dot com

%d blogger menyukai ini: