Malam Tahun Baru : Nonton Hafalan Shalat Delisa


Film Hafalan Sholat Delisa

Malam tahun baru kali ini agak sedikit ‘istimewa’ bagi saya. Mengapa? Bukan karena ada acara khusus bermalamtahunbaruan , tapi karena sore hari di tanggal 31 Desember 2011, tepatnya mulai pukul 17.05 hingga pukul 18.55, saya diajak suami nonton film Hafalan Sholat Delisa. Film yang diangkat dari Novel Tere Liye ini, berhasil menguras habis air mata saya.

Film ini bercerita tentang seorang anak yang selamat dari tragedy tsunami di Aceh beberapa tahun lalu. Tsunami menghancurkan seluruh Kabupaten Lhok Ngah, tempat tinggal Delisa dan keluarganya. Delisa  tinggal bersama ketiga kakaknya – Kak Fathimah, Kak Aisyah, Kak Zahrah – dan ibunya. Dia selamat sementara orang-orang yang dikasihinya meninggal dunia.

Saat tsunami menyapu daratan, Delisa sedang menjalani tes (ulangan) hafalan sholat. Dia mematuhi kata bahwa saat sedang sholat, abaikan saja semua yang didengar. Fokus pada satu tujuan yang disembah, Allah. Ustadz mencontohkan satu kisah sahabat. Dengan demikian, insya Allah bacaan sholat akan mengalir dengan lancar.

Ayah Delisa adalah seorang ABK (Anak Buah Kapal). Ketika mengetahui bahwa tsunami sedang melanda tempat kelahirannya, dia berusaha kembali ke rumahnya. Dia berharap masih bisa menemui salah satu anggota keluarga yang dicintainya. Dia bahkan hampir putus asa sampai salah seorang teman mengabarkan bahwa Delisa masih hidup dan kini berada di RS darurat karena Delisa sedang dirawat disana.

Di tengah kesedihan yang melanda sebagian besar warga Ach yang masih ‘tersisa’, Delisa mampu bertahan. Dia berhasil mengembalikan semangat orang-orang di sekelilingnya. Dia berhasil mengembalikan kepercayaan diri ayahnya.

Sebenarnya saya dibuat penasaran dengan keberadaan ibunya. 3 orang kakak Delisa digambarkan ‘berpamitan’ dengan Delisa. Bahkan Tiur dan ibunya pun sempat bercakap-cakap ria dengan Delisa. Tapi dimana ibunya?

Sampai di bagian akhir cerita, rasa penasaran saya terjawab bahwa ibunya ikut menjadi korban dalam tragedy itu. Si ibu ditemukan dengan tangan memegang kuat kalung dengan liontin membentuk huruf ‘D’ sebagai hadiah untuk Delisa saat dia berhasil lulus ujian praktek sholat itu.

Seperti yang saya tuliskan sebelumnya, bahwa film ini berhasil menguras air mata saya. Pertama, karena saya adalah seorang wanita yang mudah tersentuh. Kedua, karena saya adalah seorang ibu. Dan yang ketiga, saya teringat almarhumah mama saya saat menyaksikan film ini. So, muka saya sampe memerah karena menangis. Mata dan hidung benar-benar ‘mengembang’ karena tangisan yang tak justru semakin deras di bagian akhir film.

Well… Sebenarnya film ini cukup bagus. Tapi, hanya karakter Delisa yang kuat tercipta disana. Sedangkan lainnya, kurang nendang. Apalagi kehadiran 2 bule yang kurang mampu mengimbangi akting Ummi Delisa dan Delisa sendiri. Hehe… Dah kaya’ pengamat film ajha…

Penggunaan visual effect kurang halus, saat menggambarkan tsunami dan kehadiran kapal-kapal asing yang datang ke Aceh melalui jalur laut. Saya malah merasa aneh.

Secara keseluruhan, saya menikmati film ini. Tapi agaknya, Abu Fauzan kurang sreg. Tak apalah… Hehehe…

Gambar nyomot dari sini.

***
..:: LaiQ ::..
Sidoarjo, 4 Januari 2012
21:12
Gak semua tukang sayur jualan jengkol, bukan? Ha.. Ha..

Tagged: , , , , ,

2 thoughts on “Malam Tahun Baru : Nonton Hafalan Shalat Delisa

  1. Ibnu Muslich CH 6 Januari 2012 pukul 1:08 PM Reply

    ingin punya bukunya, tere-liye cuman punya dua,
    kapan-kapanlah…🙂

    Suka

    • Lailatul Qadr 6 Januari 2012 pukul 3:09 PM

      Saya malah belum punya bukunya… ^__^

      Suka

Monggo bagi yang ingin menambahkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

The True Ideas

(Ideas...don't die!)

Asmadi Tsaqib

Belajar, Berusaha, dan Berdo'a . . .

Ana Khoiruroh

Sederhana itu indah

Arisan Kata

Jangan Pernah Berhenti Untuk Menghiasi Dunia Dengan Kata

catatanalia

Hidup Boleh Sekali Tetapi Sekali Hidup Harus Berarti

Sajak Demokrasi

Memaknai Hidup Sebelum Tertidur

NailahKhansa

what I want, will I get with my ability. And I would believe that

another stories.

There's nothing perfect

we are who we are

just enjoy your life

The Science of Life

Traveling, Travel Photography, Postcrossing, Love Aceh and Indonesia so much, Culinary, and Living my Life

Khachaunw

#JOHITZ #KITARAPOPO

Just A Little Girl

Yesterday History, Tomorrow Mystery

Muslim Forester

Konservasi tak sekedar perlindungan

Komunitas Sejuta Guru Ngeblog

Berbagi Motivasi dan Inspirasi

Diary Hujan ™

karena hujan senantiasa mengajarkanku tentang arti cinta dan kehidupan...

shabrina si princess

Tempatku Berbagi Kisah...^_^

rindutanahbasah

Like a fool who will never see the truth, I will keep thinking something's gonna change

Nurita Putranti

eNPe berbagi pengetahuan dan pengalaman

MOERI ABDUH

corat-coret di dinding revolusi

Try 2B cool 'n smart...

Akin is speaking

Omnduut

Melangkahkan kaki kemana angin mengarahkan

Suka Roda Dua

Pecinta Roda Dua

Catatan Cinta Najma

Melangitkan Cinta.. Mendekap Cita.. Menggapai Syurga..

Ransel Reot

"Ransel dipunggung dan berpetualang!!!"

Dailynomous

Bukan Buku Harian Untuk Dituliskan Bukan Diabadikan

Ika Wulandari (Gelbo)

My so *not* interesting journey

Noted

once upon a time...

Blogger Cilet-Cilet

cilet /cilét/ a, cilet-cilet a 1 tidak sungguh-sungguh; 2 pura- pura; 3 ecek-ecek: blogger ~; traveler ~

CATATAN CADERABDUL PACKER

Doyan Kelayapan, Backpackeran, Travelling, Moto, Coretan, Celotehan

Zaydan's Room

Great place to pour Creatives Ideas

The Daily Post

The Art and Craft of Blogging

J4uharry

Membayar cita-cita dengan jerih-payah yang pantas !!!

D Sukmana Adi

weekEndTraveller, Culinary, Lifestyle and Daily

Dapur Hangus

Catatan Chef Abal-abal

Catatan Keluarga Darmawan

....life is an adventure, never stop try and pray ....

RANISROOM

selamat datang di bilik cinta Rani

~*Catatan Perjalanan*~

Karena memori kita tak senantiasa ada di sana - menyimpan semuanya

expareto.wordpress.com/

A FREEDOM OF WRITING

Moel

catatan refleksi & pemikiran

ngopi saja

pura-pura blogging sambil ngopi

ASE ADVENTURE

You Never Know What The Mountain Will Teach You

Secarik Motivasi Diri

Selalu ada hikmah di balik tulisan

Berbagi Kisah

Let's share and we have fun!

syifarahmp

My Passion In Life

Ghazwanie mind(ed)

sebuah catatan untuk ketiga anakku tersayang

Sekedar curhat

Tulisan curahan hati

Hidup Tidak Mengenal Siaran Tunda

Blog pindahan dari kopiradix dot multiply dot com

%d blogger menyukai ini: