[Diary Fauzan] Hari Pertama Ramadhan 1433 H


Sahur

Sahur hari pertama, soto ayam. Hangat… Cukup membuat selera makan di waktu sahur meningkat. Fauzan, tanpa dibangunkan, bangun sendiri dan keluar kamar. Mungkin dia terbangun karena mendengar kami berisik menyiapkan makan sahur.

Setelah ke kamar mandi, dia duduk di tengah kami. Segelas susu dan sepiring nasi yang lengkap denganΒ  kuah soto, suwiran ayam, telor, dan sedikit kecap, dihidangkan di hadapannya. Terlebih dahulu, diminumnya susu coklat dalam gelas plastik kesukaannya.

Tak lama, makanan di piringnya pun habis. Seperti sebuah perjuangan ketika dia harus menghabiskan semuanya. Ya, dia sedang batuk. Hingga dia harus mengunyah makanan dalam mulutnya sambil terbatuk. Kasihan juga sebenarnya.

Adzan Shubuh berkumandang. Segelas susu masih tersisa seperempat, dia tak sanggup lagi untuk menandaskannya. Saya mengajaknya pergi ke Masjid untuk Sholat Shubuh berjama’ah.

Fauzan sholih sudah bersiap berangkat, ketika tiba-tiba dia ingin batuk. Karena batuknya berdahak, maka dia tak mampu menahan laju makanan yang keluar dari dalam perutnya. Dia pun memuntahkan semua makan sahurnya. Well… Sepertinya, hari ini akan menjadi hari yang berat untuknya.

Berbuka Siang Hari

Pukul 10 Fauzan sudah rewel dan bilang haus berkali-kali. Tapi karena saya sedang mengajaknya hadir di halaqoh, maka rengekannya berkurang. Mungkin dia malu meminta minum di hadapan teman-teman halaqoh saya. Dia hanya berbisik beberapa kali, “Ummi, haus…”

Saya memberi ‘potongan’ puasa kepadanya karena sahur yang terbuang tadi. Dan lagi, dia kan masih 5 tahun, belum ada kewajiban baginya berpuasa. Saya katakan, “berbukanya nanti pukul 12, setelah Fauzan sholat Dzuhur di Masjid. Boleh makan dan minum. Setelah itu puasa lagi sampai Maghrib.”

Dia pun setuju dengan perkataan saya. Dia berusaha menahan diri untuk tidak meminta berbuka. Tapi, tetap saja namanya anak-anak.. Berkali dia bertanya, “Jam berapa sekarang..? Mengapa lama sekali Adzan Dzuhurnya..? Jam berapa kita pulang, biar bisa sholat Dzuhur di Masjid..?” Dan seterusnya.

Saya alihkan perhatiannya dengan membacakan majalah Kuark, majalah sains untuk anak-anak yang telah diakrabinya 2 tahun belakangan. Dia memang gemar minta dibacakan majalah itu. Sehingga tokoh-tokoh dan istilah-istilah (seperti Botani, Zoologi, Lingkungan Hidup, dst) yang ada didalamnya pun tak asing lagi baginya.

OK, itu cukup mengalihkan perhatiannya untuk bertanya jam.

Adzan Dzuhur

Adzan Dzuhur berkumandang tepat ketika motor yang saya kendarai masuk kompleks perumahan. Sampai di rumah, seperti janji saya, saya akan siapkan makan dan minumnya. Tapi, dia harus sholat Dzuhur di Masjid dahulu. Dan begitu turun dari motor, melesatlah tubuh mungil itu dibalik pagar Masjid Al-Mukhlasin.

Setelah sholat Dzuhur dia segera menyantap makannya. Lahap sekali. Sebelumnya, dia menghabiskan sisa susu saat sahur tadi. Tidak basi, sebab saya menyimpannya di lemari pendingin.

Berbuka Saat Maghrib

Dia tertidur pulas sehabis makan dan minum tadi. Dia terbangun pukul 4 sore. Setelah saya mandikan, dia sholat Ashar, lalu muroja’ah hafalannya. Sebentar. Karena dia sudah dipanggil teman-temannya untuk diajak bermain.

Tak apalah. Daripada di rumah, nonton tv atau rewel.

5 menit menjelang adzan, saya menggiringnya ke Masjid depan rumah. Dia senang karena dia akan menikmati ta’jil bersama orang-orang yang kerap dijumpainya di Masjid. Sudah dihidangkan beberapa makanan. Dibisikinya saya, “Ummi, itu apa? Itu apa? Itu apa?”

Hehe.. Dia ingin tahu nama masing-masing makanan ringan yang terhidang disana.

Adzan pun berkumandang. Segera dia meneguk tehnya, baru kemudian dia memakan 4 potong pisang molen. Ck.. Ck.. Ck.. Banyak juga makannya.

Setelah Maghrib pun, dia masih sanggup menghabiskan sepiring nasi..! Luar biasa..!

Meskipun makannya banyak saat sholat tarawih, dia tidak menguap, tidak mengeluh, tidak ‘umek’, tidak heboh sendiri. Ya.. Tarawih malam tadi, dia mengambil posisi di sebelah saya. Padahal dia biasanya berada di barisan laki-laki. Mungkin karena dia ingin dekat dengan saya, maka dia memilih untuk berdiri di sebelah saya.

***
Sidoarjo, 22 Juli 2012
09:00

Tagged: , , ,

7 thoughts on “[Diary Fauzan] Hari Pertama Ramadhan 1433 H

  1. […] dari tulisannya mbak Laila dalam [Diary Fauzan] yang penuh cerita seru seputar latihan puasanya si kecil, aku pun jadi pengin segera punya anak […]

    Suka

  2. Teguh Puja 23 Juli 2012 pukul 12:51 PM Reply

    Cerita yang sangat menarik, Mbak.πŸ™‚
    Semoga Fauzan jadi anak yang shalih dan juga bisa ikut berpuasa bersama-sama (meskipun memang belum menjadi kewajiban).

    Suka

    • Lailatul Qadr 26 Juli 2012 pukul 2:13 PM

      Alhamdulillaah… Mohon do’anya…

      Suka

  3. puchsukahujan 22 Juli 2012 pukul 5:39 PM Reply

    keren yak anak sholih…..
    si Fauzan udah dibiasain muroja’ah mbak? hebatπŸ˜€

    Suka

    • Lailatul Qadr 26 Juli 2012 pukul 2:14 PM

      Iya… Insya Allah… Sejak umur 3 tahun.

      Suka

  4. fani 22 Juli 2012 pukul 9:53 AM Reply

    masya ALlah, keren deh fauzan
    murid2 saya yg kelas 1 saja belum tentu sanggup puasa sehari pull

    Suka

    • Lailatul Qadr 22 Juli 2012 pukul 10:57 AM

      Alhamdulillaah.. Mohon do’anya… Biar istiqomah…

      Suka

Monggo bagi yang ingin menambahkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

The True Ideas

(Ideas...don't die!)

Asmadi Tsaqib

Belajar, Berusaha, dan Berdo'a . . .

Ana Khoiruroh

Sederhana itu indah

Arisan Kata

Jangan Pernah Berhenti Untuk Menghiasi Dunia Dengan Kata

catatanalia

Hidup Boleh Sekali Tetapi Sekali Hidup Harus Berarti

Sajak Demokrasi

Memaknai Hidup Sebelum Tertidur

NailahKhansa

what I want, will I get with my ability. And I would believe that

another stories.

There's nothing perfect

we are who we are

just enjoy your life

The Science of Life

Traveling, Travel Photography, Postcrossing, Love Aceh and Indonesia so much, Culinary, and Living my Life

Khachaunw

#JOHITZ #KITARAPOPO

Just A Little Girl

Yesterday History, Tomorrow Mystery

Muslim Forester

Konservasi tak sekedar perlindungan

Komunitas Sejuta Guru Ngeblog

Berbagi Motivasi dan Inspirasi

Diary Hujan β„’

karena hujan senantiasa mengajarkanku tentang arti cinta dan kehidupan...

shabrina si princess

Tempatku Berbagi Kisah...^_^

rindutanahbasah

Like a fool who will never see the truth, I will keep thinking something's gonna change

Nurita Putranti

eNPe berbagi pengetahuan dan pengalaman

MOERI ABDUH

corat-coret di dinding revolusi

Try 2B cool 'n smart...

Akin is speaking

Omnduut

Melangkahkan kaki kemana angin mengarahkan

Suka Roda Dua

Pecinta Roda Dua

Catatan Cinta Najma

Melangitkan Cinta.. Mendekap Cita.. Menggapai Syurga..

Ransel Reot

"Ransel dipunggung dan berpetualang!!!"

Dailynomous

Bukan Buku Harian Untuk Dituliskan Bukan Diabadikan

Gelbo The Explorer

My so *not* interesting journey

Noted

once upon a time...

Blogger Cilet-Cilet

cilet /cilΓ©t/ a, cilet-cilet a 1 tidak sungguh-sungguh; 2 pura- pura; 3 ecek-ecek: blogger ~; traveler ~

CATATAN CADERABDUL PACKER

Doyan Kelayapan, Backpackeran, Travelling, Moto, Coretan, Celotehan

Zaydan's Room

Great place to pour Creatives Ideas

The Daily Post

The Art and Craft of Blogging

J4uharry

Membayar cita-cita dengan jerih-payah yang pantas !!!

D Sukmana Adi

weekEndTraveller, Culinary, Lifestyle and Daily

Dapur Hangus

Catatan Chef Abal-abal

Catatan Keluarga Darmawan

....life is an adventure, never stop try and pray ....

RANISROOM

selamat datang di bilik cinta Rani

~*Catatan Perjalanan*~

Karena memori kita tak senantiasa ada di sana - menyimpan semuanya

expareto.wordpress.com/

A FREEDOM OF WRITING

Moel

catatan refleksi & pemikiran

ngopi saja

pura-pura blogging sambil ngopi

ASE ADVENTURE

You Never Know What The Mountain Will Teach You

Secarik Motivasi Diri

Selalu ada hikmah di balik tulisan

Berbagi Kisah

Let's share and we have fun!

syifarahmp

My Passion In Life

Ghazwanie mind(ed)

sebuah catatan untuk ketiga anakku tersayang

Sekedar curhat

Tulisan curahan hati

Hidup Tidak Mengenal Siaran Tunda

Blog pindahan dari kopiradix dot multiply dot com

%d blogger menyukai ini: