(Air) Mata


Seorang anak bertanya pada ibunya, “Ummi, terbuat dari apakah air mata itu?” Si ibu yang tidak pernah berpikir hal yang sama, terlonjak kaget.

Dengan segera ibu itu mencari ke mesin pencari, mesin serba tahu, mesin yang mengalahkan popularitas dukun di era sekarang ini. Kalau bertanya pada mesin itu, tak perlu nyiapin kembang 7 rupa, mandi kembang 7 hari 7 malam, ngusap-ngusap bola kristal, atau pake disemprot dengan air yang keluar dari mulut orang lain. Hiiii… Jijay bajay kuch kuch hotahay, deh Sist.

Dengan mengetikkan kata kunci, “terbuat dari apakah air mata?” (wakkkssss… kata kuncinya panjang beud. Itu bukan kata kunci kaleee. Tapi kalimat tanya yang sesungguhnya), si Ibu mendapatkan sebuah jawaban yang luar biasa.

Cairan bening yang tidak berwarna atau transparan ini sesungguhnya berasal dari cairan darah. Ketika airmata akan keluar, dapat dirasakan darah mengalir naik ke kepala. Darah itulah yang menjadi asal dari airmata. Meskipun air mata berasal dari cairan darah, airmata tidak berwarna merah. Hal ini disebabkan karena ketika cairan darah masuk ke dalam kelenjar air mata, dinding sel yang dilalui bekerja untuk menyaring unsur warna merah yang terdapat dalam sel darah merah sehingga menghasilkan cairan bening yang disebut dengan airmata. 17/09/12 machfudz aji

Subhanallaah… Maha Suci Allah yang telah menciptakan air mata. Darah yang tadinya merah, bukan biru, apalagi kuning atau hijau, Sist, bisa berubah drastis menjadi cairan bening tak berwarna sama sekali.

Setelah membaca itu, saya tidak bisa membayangkan berapa kecepatan dinding sel pada kelenjar air mata dalam menyaring unsur warna merah.

Terkadang, orang bisa menangis tiba-tiba tanpa sebab kan, Sist…? Bahkan jika para aktor/aktris harus berakting menangis, cairan bening itu bisa ujug-ujug meleleh membelah wajah mereka. Tanpa didahului dengan semburat merah di wajah. Nah, dalam waktu sepersekian detik itulah, warna darah bisa langsung berubah menjadi bening. Subhanallaah…

Sekarang, bagaimana dengan penggunaan frasa “menangis darah”?

Wow… Serem beud ya, Sist…? Menangis, tapi yang keluar bukan cairan bening. Melainkan cairan berwarna merah sedikit kental. Gak kebayang deh, kalau di kelopak mata kita banjir darah. Setelah menangis, pasti mata tak akan bisa melihat dalam jangka waktu yang agak lama. Cos, warna merah itu menutupi pandangan kita.

Menangis darah, bisa jadi bukan hanya istilah. Mungkin bila penyaring darahnya rusak, maka air mata seseorang bisa benar-benar berwarna merah seperti darah. Maka hal itu bisa dikategorikan sebagai menangis darah.

Isshh… Isshh… Isshh… Saya tak ada kafaah untuk menjelaskan ini. Abaikan saja.

Balik lagi ke air mata ya, Sist… Btw, pernah ngerasain air mata sendiri gak? Secara tidak sengaja, sepertinya kita pernah nyicip air mata kita sendiri. Apalagi saya yang kerap menangis. Curcol deh. Hihihihi…

Rasa air mata kita asin, bukan? Nah, hasil penerawangan saya melalui mbah google, rasa asin air mata itu disebabkan karena air mata mengandung leusinenkefalin, adrenokortikotropik, dan prolaktin. Selain itu, air mata juga mengandung beberapa elektrolit, protein pengikat lemak, dan imunoglobulin A. Semua kandungan tersebut menghasilkan rasa asin, lho Sist. Kalau tak percaya, sekarang nangis deh. Dan rasain sendiri air mata kamu. Hihihi…

Lalu, apa fungsi air mata, sih? Secara garis besar yang saya ketahui fungsi aor mata adalah untuk menjaga kelembaban mata. Selain itu, air mata juga berfungsi untuk mengeluarkan kotoran dari mata. Saat debu menerpa permukaan mata kita, air mata adalah garda terdepan untuk menghalaunya pergi. Subhanallaah… Maha Suci Allah yang telah menciptakan air mata. Coba kalau mata gak punya cairan bernama air mata, pasti mata kita gampang rusak. Lha wong kadang gak cuma debu yang masuk ke dalam mata, bahkan serangga pun bisa mampir ke dalam mata.

Mengeluarkan air mata dengan intensitas cukup banyak alias menangis,ternyata bisa mengurangi stres, lho Sist… Dah pada tahu, ya? Hihihi… Gak papa deh, saya kasih tahu juga.

Banyak lho yang sudah membuktikan bahwa setelah menangis, perasaan akan menjadi lebih lega. Menangis ternyata bukan sesuatu yang tidak pernah disinggung dalam Al-Qur’an. Allah justru menganjurkan menangis dalam firman-Nya di Surat At-Taubah ayat 82, β€œMaka hendaklah mereka tertawa sedikit dan menangis banyak, sebagai pembalasan dari apa yang selalu mereka kerjakan.”

Tentunya, menangis dalam ayat-Nya diatas bukan tanpa sebab, ya Sist. Bukan karena putus cinta lantas kita memperbanyak menangis. Bukan juga karena kehilangan uang, kehilangan harta, gak lulus tes, ditolak perusahaan, dan sebagainya. Kalau itu yang terjadi, sepertinya hanya sebuah tangisan kesia-siaan. Etapi mending ya? Kan efek menangis adalah menghilangkan stres. Hehehe.. GJ, deh

Memperbanyak tangisan yang dimaksud dalam ayat diatas adalah tangisan karena menumpuknya dosa yang dilakukan setiap saat. Walau sudah tahu bahwa ada siksa kubur dan api neraka yang menanti di depan mata, tetap saja bermaksiat. Uh… Dasar manusia… Manusia… *tepok jidat sendiri*

Baiklah, Sist… Saatnya tulisan ini diakhiri. Dari tadi saya nulis gak ada juntrungannya, ya? Saya sendiri bingung mo dibawa kemana tulisan ini.

Di akhir postingan, saya tak ingin mengambil konklusi, sebab tak selama kesimpulan itu baik, karena kesimpulan akan mempersempit pengetahuan kita tentang sesuatu. Ah… Mulai lagi deh mencoba berfilsafah.

Akhir kata, ingatkan saya ya, Sist kalau saya menangis hanya karena urusan duniawi…

image

Mata

***
..:: LaiQ ::..
Sidoarjo, 16 Desember 2012
15:05
“Tersekat Imaji”

Tagged: , , , , ,

15 thoughts on “(Air) Mata

  1. April 27 Desember 2012 pukul 8:46 AM Reply

    Untung ada Mbah Gugel ya Mbak hehe

    Suka

  2. thetrueideas 18 Desember 2012 pukul 11:33 AM Reply

    T__T –> contoh proses pengeluaran air mata

    Suka

  3. danil setiawan 17 Desember 2012 pukul 4:52 AM Reply

    nice post πŸ™‚ jani nambah pengetahuaan ……dan nambah sensitifitas …..terutama rasa syukur kita atas segala kenikmatan yang sudah diberikan

    Suka

  4. tinsyam 16 Desember 2012 pukul 6:45 PM Reply

    woah keren tuh dapat aja kata kunci panjang gitu dengan jawaban keren.. air mata dari darah ternyata..

    kalu di trueblood, vampire nangisnya dengan air mata darah loh.. darah beneran..πŸ˜€

    Suka

    • Lailatul Qadr 16 Desember 2012 pukul 9:08 PM

      Waaah… Berarti kelejar airmata vampir rusak total ya, Mbak Tin?

      Suka

  5. j4uharry 16 Desember 2012 pukul 5:50 PM Reply

    Air mata ada kekuatan meluluhkan di balik kebeningannya.πŸ˜‰

    Suka

    • Lailatul Qadr 16 Desember 2012 pukul 9:07 PM

      Betul. Meluluhkan unsur warna merah darah. Filosofis banget keknya…

      Suka

    • j4uharry 17 Desember 2012 pukul 9:19 AM

      ahahahah

      Suka

    • Lailatul Qadr 17 Desember 2012 pukul 9:49 AM

      Kalo ketawa, jangan lebar2, Bray…

      Suka

    • j4uharry 17 Desember 2012 pukul 9:54 AM

      gak ko di tutup pake tudung saji

      Suka

    • Lailatul Qadr 17 Desember 2012 pukul 10:22 AM

      *dijahit sekalian*

      Suka

    • j4uharry 17 Desember 2012 pukul 10:35 AM

      entar gak bisa maem

      Suka

Monggo bagi yang ingin menambahkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

The True Ideas

(Ideas...don't die!)

Asmadi Tsaqib

Belajar, Berusaha, dan Berdo'a . . .

Ana Khoiruroh

Sederhana itu indah

Arisan Kata

Jangan Pernah Berhenti Untuk Menghiasi Dunia Dengan Kata

catatanalia

Hidup Boleh Sekali Tetapi Sekali Hidup Harus Berarti

Sajak Demokrasi

Memaknai Hidup Sebelum Tertidur

NailahKhansa

what I want, will I get with my ability. And I would believe that

another stories.

There's nothing perfect

we are who we are

just enjoy your life

The Science of Life

Traveling, Travel Photography, Postcrossing, Love Aceh and Indonesia so much, Culinary, and Living my Life

Khachaunw

#JOHITZ #KITARAPOPO

Just A Little Girl

Yesterday History, Tomorrow Mystery

Muslim Forester

Konservasi tak sekedar perlindungan

Komunitas Sejuta Guru Ngeblog

Berbagi Motivasi dan Inspirasi

Diary Hujan β„’

karena hujan senantiasa mengajarkanku tentang arti cinta dan kehidupan...

shabrina si princess

Tempatku Berbagi Kisah...^_^

rindutanahbasah

Like a fool who will never see the truth, I will keep thinking something's gonna change

Nurita Putranti

eNPe berbagi pengetahuan dan pengalaman

MOERI ABDUH

corat-coret di dinding revolusi

Try 2B cool 'n smart...

Akin is speaking

Omnduut

Melangkahkan kaki kemana angin mengarahkan

Suka Roda Dua

Pecinta Roda Dua

Catatan Cinta Najma

Melangitkan Cinta.. Mendekap Cita.. Menggapai Syurga..

Ransel Reot

"Ransel dipunggung dan berpetualang!!!"

Dailynomous

Bukan Buku Harian Untuk Dituliskan Bukan Diabadikan

Ika Wulandari (Gelbo)

My so *not* interesting journey

Noted

once upon a time...

Blogger Cilet-Cilet

cilet /cilΓ©t/ a, cilet-cilet a 1 tidak sungguh-sungguh; 2 pura- pura; 3 ecek-ecek: blogger ~; traveler ~

CATATAN CADERABDUL PACKER

Doyan Kelayapan, Backpackeran, Travelling, Moto, Coretan, Celotehan

Zaydan's Room

Great place to pour Creatives Ideas

The Daily Post

The Art and Craft of Blogging

J4uharry

Membayar cita-cita dengan jerih-payah yang pantas !!!

D Sukmana Adi

weekEndTraveller, Culinary, Lifestyle and Daily

Dapur Hangus

Catatan Chef Abal-abal

Catatan Keluarga Darmawan

....life is an adventure, never stop try and pray ....

RANISROOM

selamat datang di bilik cinta Rani

~*Catatan Perjalanan*~

Karena memori kita tak senantiasa ada di sana - menyimpan semuanya

expareto.wordpress.com/

A FREEDOM OF WRITING

Moel

catatan refleksi & pemikiran

ngopi saja

pura-pura blogging sambil ngopi

ASE ADVENTURE

You Never Know What The Mountain Will Teach You

Secarik Motivasi Diri

Selalu ada hikmah di balik tulisan

Berbagi Kisah

Let's share and we have fun!

syifarahmp

My Passion In Life

Ghazwanie mind(ed)

sebuah catatan untuk ketiga anakku tersayang

Sekedar curhat

Tulisan curahan hati

Hidup Tidak Mengenal Siaran Tunda

Blog pindahan dari kopiradix dot multiply dot com

%d blogger menyukai ini: