[Diary Fauzan] Ketika Dia Bercerita dan Bunga untuk Ummi


Sebenarnya, ada tulisan lain yang lebih menarik yang ingin saya posting siang ini, Bray n Sist. Tapi saya pending sejenak untuk mengumpulkan sedikit data. Hehe…

Kali ini ada yang sedikit ingin saya ‘buka’ dalam tulisan ini. Sepulang sekolah tadi, saya bertemu dengan wali kelas Fauzan. Beliau mengatakan bahwa Fauzan kemarin bercerita kepada teman-teman dan gurunya di depan kelas. Yang dia sampaikan saat itu adalah, bahwa saya dan Abinya sudah berpisah. “Abiku dan Ummiku sudah berpisah, lho. Abiku disana, dan Ummiku disini,” katanya.

Salah seorang guru bertanya kepadanya, “Terus, Mas Fauzan bagaimana? Gak sedih?”

“Ya sedih, sih. Tapi… Aku gak papa. Karena aku bisa kapan saja ketemu Abiku. Kadang, aku ikut Abiku di rumahnya. Terus, aku dijemput Ummiku. Kadang aku dijemput Abiku di mall. Trus, besoknya lagi, aku dijemput ummiku di mall juga,” kata dia sambil penuh ekspresi seperti biasanya.

“Besok, aku pengen ketemu Abiku. Aku mau dijemput di sekolah. Aku mau di rumah Abi sampe hari Minggu. Nanti Ummi yang jemput aku disana,” lanjutnya. Lagi-lagi

dia bercerita dengan enjoy tanpa beban.

Semua temannya mungkin tak mengerti maksud cerita Fauzan. Tapi tentu saja kedua orang dewasa yang ada di kelas itu mengetahui dan memahami maksud dari cerita anak saya.

Sebelumnya, saya memang bercerita kepada Wali Kelasnya, bahwa pernikahan saya dan Abu Fauzan telah berakhir. Saya harus mengatakan ini kepada beliau, sebab menurut saya, guru juga terlibat dalam perkembangan anak. Maka saya harus menyampaikan kondisi tidak menyenangkan ini kepada gurunya dengan tujuan untuk bersama-sama menguatkan Fauzan. Artinya, guru dan kami orangtuanya, bersinergi untuk sama-sama menguatkan anak. Walau orang tuanya berpisah, Fauzan tetap bisa merasakan kedekatan, keberadaan, dan kehadiran kedua orangtuanya meskipun tidak setiap hari.

Perpisahan, memang telah terjadi dalam rumah tangga kami. Mengapa sampai terjadi, saya tak akan pernah membahasnya. Meskipun demikian, kami bersepakat bahwa keadaan ini tak membuat kami saling membenci bahkan putus komunikasi sama sekali. Utamanya jika berhubungan dengan Fauzan. Saya dan Abu Fauzan selalu bertukar informasi demi kebaikan Fauzan. Telepon, SMS, whatsapp, menjadi sarana untuk bertukar informasi setiap saat terkait anak kami.

Kami sepenuhnya sadar, bahwa bagaimanapun ada anak yang akan menjadi korban atas keadaan ini. Tapi, kami tak ingin anak kami menjadi seseorang yang tak kami inginkan di masa depannya. Semoga dengan ikhtiar ini, Fauzan tetap akan menjadi seorang yang punya kepribadian tangguh walau dibesarkan dari keluarga yang harus berpisah di tengah jalan.

By the way, siang ini sepulang sekolah (sesaat setelah saya bertemu Wali Kelasnya) dengan begitu romantisnya Fauzan memberi saya bunga. Bunga itu, sebelumnya dia sembunyikan dibalik punggungnya sebelum diberikan kepada saya. Setelah bunga ini di tangan saya, dia menciumi muka saya sampai ‘habis’ sambil mengatakan, “Aku sayang Ummi”. So sweet ya?

Bunga untuk Ummi

Bunga untuk Ummi

***
..:: LaiQ ::..
Sidoarjo, 18 Januari 2013
14:38

Tagged: , , , ,

20 thoughts on “[Diary Fauzan] Ketika Dia Bercerita dan Bunga untuk Ummi

  1. monda 20 Januari 2013 pukul 11:35 AM Reply

    Fauzan anak yang bersemangat, Salam salut buat Fauzan

    Suka

  2. tintin syamsuddin 19 Januari 2013 pukul 10:20 AM Reply

    aahh fauzan, romantis juga ya.. dan itu kembang bikinan fauzan nih, origami..
    inshaallah fauzan jadi anak soleh walupun tidak selalu bersama komplit keluarga..
    pelukpeluk..

    Suka

    • Lailatul Qadr 19 Januari 2013 pukul 11:38 AM

      Iya, mbak Tin.., Terima kasih…

      Suka

  3. Julie Utami 18 Januari 2013 pukul 7:49 PM Reply

    Peluk cium untuk cucuku Fauzan dan ibunya.

    Suka

  4. winny widyawati 18 Januari 2013 pukul 4:28 PM Reply

    Iya, so sweet sayang.
    *Peluk2 Fauzan*
    “Jaga Ummi ya Nak … Jaga Abi🙂
    *Peluk Ino jg..

    Suka

  5. Gus Rud 18 Januari 2013 pukul 3:29 PM Reply

    Terkadang baru kita sadari, betapa besar kasih seseorang, justru pada saat dia tidak berada disisi kita lagi. Nanda Fauzan dan Mbak Ino telah menunjukkan kasih tersebut. Kerugian yang besar jika ada yang menyia-nyiakan kasih kalian🙂

    Suka

    • Lailatul Qadr 18 Januari 2013 pukul 3:31 PM

      *gak pengen komen apa2 soal ini*

      Terima kasih sudah mampir…

      Suka

  6. titintitan 18 Januari 2013 pukul 3:16 PM Reply

    romantis :’)

    Suka

    • Lailatul Qadr 18 Januari 2013 pukul 3:26 PM

      Nurun emboknya, ya Mbak?

      *ngaku2*

      Suka

    • titintitan 18 Januari 2013 pukul 3:28 PM

      naah, iya banget itu. ;b

      Suka

    • Lailatul Qadr 18 Januari 2013 pukul 3:29 PM

      Terima kasih, Teh… Teh Tin juga romantis…

      Suka

    • titintitan 18 Januari 2013 pukul 3:34 PM

      heu,

      kalo kata titin, tin gak romantis.
      asa maluuu mau romantis2 gitu.. ;d

      Suka

    • Lailatul Qadr 18 Januari 2013 pukul 3:48 PM

      Kenapa malu, Teh?

      Suka

    • titintitan 18 Januari 2013 pukul 4:03 PM

      gaktau, da malu ajah.

      tapi gaktau juga kalo halhal yg dilakuin dibilang romantis sm org, hehe

      Suka

    • Lailatul Qadr 18 Januari 2013 pukul 4:56 PM

      ^_^

      Suka

  7. ayanapunya 18 Januari 2013 pukul 3:02 PM Reply

    titip salam buat fauzan yaa🙂

    Suka

    • Lailatul Qadr 18 Januari 2013 pukul 3:25 PM

      Insya Allah disampaikan. Sekarang sedang sama Abinya.

      Suka

Monggo bagi yang ingin menambahkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

The True Ideas

(Ideas...don't die!)

Asmadi Tsaqib

Belajar, Berusaha, dan Berdo'a . . .

Ana Khoiruroh

Sederhana itu indah

Arisan Kata

Jangan Pernah Berhenti Untuk Menghiasi Dunia Dengan Kata

catatanalia

Hidup Boleh Sekali Tetapi Sekali Hidup Harus Berarti

Sajak Demokrasi

Memaknai Hidup Sebelum Tertidur

NailahKhansa

what I want, will I get with my ability. And I would believe that

another stories.

There's nothing perfect

we are who we are

just enjoy your life

The Science of Life

Traveling, Travel Photography, Postcrossing, Love Aceh and Indonesia so much, Culinary, and Living my Life

Khachaunw

#JOHITZ #KITARAPOPO

Just A Little Girl

Yesterday History, Tomorrow Mystery

Muslim Forester

Konservasi tak sekedar perlindungan

Komunitas Sejuta Guru Ngeblog

Berbagi Motivasi dan Inspirasi

Diary Hujan ™

karena hujan senantiasa mengajarkanku tentang arti cinta dan kehidupan...

shabrina si princess

Tempatku Berbagi Kisah...^_^

rindutanahbasah

Like a fool who will never see the truth, I will keep thinking something's gonna change

Nurita Putranti

eNPe berbagi pengetahuan dan pengalaman

MOERI ABDUH

corat-coret di dinding revolusi

Try 2B cool 'n smart...

Akin is speaking

Omnduut

Melangkahkan kaki kemana angin mengarahkan

Suka Roda Dua

Pecinta Roda Dua

Catatan Cinta Najma

Melangitkan Cinta.. Mendekap Cita.. Menggapai Syurga..

Ransel Reot

"Ransel dipunggung dan berpetualang!!!"

Dailynomous

Bukan Buku Harian Untuk Dituliskan Bukan Diabadikan

Gelbo The Explorer

My so *not* interesting journey

Noted

once upon a time...

Blogger Cilet-Cilet

cilet /cilét/ a, cilet-cilet a 1 tidak sungguh-sungguh; 2 pura- pura; 3 ecek-ecek: blogger ~; traveler ~

CATATAN CADERABDUL PACKER

Doyan Kelayapan, Backpackeran, Travelling, Moto, Coretan, Celotehan

Zaydan's Room

Great place to pour Creatives Ideas

The Daily Post

The Art and Craft of Blogging

J4uharry

Membayar cita-cita dengan jerih-payah yang pantas !!!

D Sukmana Adi

weekEndTraveller, Culinary, Lifestyle and Daily

Dapur Hangus

Catatan Chef Abal-abal

Catatan Keluarga Darmawan

....life is an adventure, never stop try and pray ....

RANISROOM

selamat datang di bilik cinta Rani

~*Catatan Perjalanan*~

Karena memori kita tak senantiasa ada di sana - menyimpan semuanya

expareto.wordpress.com/

A FREEDOM OF WRITING

Moel

catatan refleksi & pemikiran

ngopi saja

pura-pura blogging sambil ngopi

ASE ADVENTURE

You Never Know What The Mountain Will Teach You

Secarik Motivasi Diri

Selalu ada hikmah di balik tulisan

Berbagi Kisah

Let's share and we have fun!

syifarahmp

My Passion In Life

Ghazwanie mind(ed)

sebuah catatan untuk ketiga anakku tersayang

Sekedar curhat

Tulisan curahan hati

Hidup Tidak Mengenal Siaran Tunda

Blog pindahan dari kopiradix dot multiply dot com

%d blogger menyukai ini: