[Pasca Opname] DARI ANTRI HINGGA ASURANSI


Keluar dari RS tak membuatku begitu saja ‘menjauhi’ gedung dimana 9 hari aku dirawat didalamnya. Aku masih harus tetap kontrol ke Dokter Jantung, Dokter Umira. Ya… Sama dengan pesakitan lain… Kontrol… Kontrol… dan kontrol. Ambil nomor, lalu antri, daftar, kemudian menunggu giliran dipanggil, dan terakhir resep obat. Begitulah rutinitas 2 kali kontrol ke dokter Jantung.

Antri

Yang ‘sedikit merepotkan’ itu saat melakukan pendaftaran. Begini kronologisnya… Loket buka jam 17.00. Pasien baru boleh mengambil nomor antrian pukul 16.30. Nomor antrian sebelum 16.30 tidak dilayani. Nah, menunggu 16.30 itu, orang-orang tidak bisa tertib. Semua berusaha saling mendahului agar dapat nomor awal. Maklum saja… Pasien ke dokter jantung itu tiap harinya lebih dari 30 orang.

Setelah mengambil nomor antrian, pasien (keluarga) tidak langsung dipanggil untuk mendaftar. Karena loket dokter jantung baru dibuka pukul 17.00, maka pasien atau keluarganya harus menunggu selama 30 menit lagi. Setelah mendaftar, barulah pasien akan mendapatkan nomor antrian (lagi) untuk masuk menemui sang dokter.

Pada kontrol pertama, aku mendapatkan nomor 26. Karena tak mau mengulang pengalaman pahit itu, maka pada kontrol berikutnya, aku mendapatkan nomor 9. Alhamdulillaah…

Obat

Seperti yang aku tulis sebelumnya, aku mendapatkan obat bermerk dagang DORNER. Obat ini, hanya dijual di apotek-apotek Rumah Sakit. Artinya, si obat tidak diperdagangkan bebas di apotek luaran.

8 Jenis Obat

8 Jenis Obat

Nah, pada kontrol kedua, aku mendapatkan resep untuk obat ini dalam jumlah yang cukup banyak 90 tablet. Sebab, aku harus mengkonsumsinya sebanyak 3 kali sehari dan aku baru akan kontrol lagi bulan depan.

Parahnya, sejak kontrol pertama, si DORNER ini susah banget didapatkan. Waktu itu, aku baru dapat DORNER setelah 4 hari kontrol. Dan pada kontrol kedua, dari 90 tablet yang diresepkan dokter Umira, aku hanya mendapatkan 20 tablet saja. Alasan yang diberikan oleh pihak RS adalah, DORNER kosong pabrik. Alias sudah tidak diproduksi lagi.

Waaah… Tentu saja aku agak kaget Kalau DORNER tidak diproduksi lagi, mengapa obat tersebut masih diresepkan oleh dokter jantung…? Kata dokter Umira, tidak ada obat yang setara dengan DORNER untuk jenis penyakit yang aku derita. Lalu, aku harus bagaimana…?

Kemudian, pihak farmasi RSI Siti Hajar memberi solusi. Mereka akan menghubungi saya setelah berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter Umira terkait ‘kekosongan obat’ tersebut. Dan hasil konsultasi itu akan disampaikan kepadaku melalui telepon.

Baiklaaaah… aku terima. Meskipun pada akhirnya, obat itu nanti akan aku tebus sendiri (tidak melalui asuransi seperti yang selama ini aku lakukan).

Asuransi

Selama pengobatan, alhamdulillaah… Aku tak perlu merogoh kocek terlalu dalam. Asuransi yang diikuti suamiku melalui perusahaannya, sangat sangat membantu biaya pengobatan. Siapa sangka di usia 31 tahun ini, aku sudah terserang penyakit jantung yang tak pernah terdeteksi sebelumnya.

Penyebab Sakit

Sampai sekarang, aku belum mendapatkan jawaban dari dr. Umira, Sp. JP FIHA, mengapa katup jantungku bocor. Menurut beberapa kawan yang berada di dunia kesehatan menduga-duga bahwa katup jantung bocor itu sebenarnya bawaan. Tidak tiba-tiba. Tapi gejalanya tidak pernah muncul sebelumnya karena daya tahan tubuh yang masih kuat.

Jantung bocor itu baru ketahuan pada saat kondisi sangat drop yang aku alami sebelumnya. Tensi rendah, asam lambung naik, imunitas menurun, dan kesakitan luar biasa karena lutut yang belum sembuh benar dari kecelakaan yang aku alami 9 hari sebelum masuk RS.

Sekarang, aku harus bisa menakar ‘kemampuan’ tubuhku sendiri. Menjaga kesehatan dengan makan makanan yang sehat, olah raga (ringan) teratur, dan istirahat yang cukup.

Semoga sehat selalu, tubuhku…

***
..:: LaiQ ::..
Sidoarjo, 01 Desember 2014
12:35

Semangat untuk Sehat

Tagged: , , , , , ,

4 thoughts on “[Pasca Opname] DARI ANTRI HINGGA ASURANSI

  1. nengwie 1 Desember 2014 pukul 10:37 PM Reply

    Semoga semakin sehat ya mbak Ino…

    Suka

    • Lailatul Qadr 3 Desember 2014 pukul 8:32 AM

      Aamiin… Terima kasih, Teh Dewi…

      Suka

  2. ayanapunya 1 Desember 2014 pukul 3:21 PM Reply

    penyakitnya tersembunyi ya, no. semoga makin sehat ya🙂

    Suka

    • Lailatul Qadr 1 Desember 2014 pukul 3:54 PM

      iya, Mbak… Sembunyi dia. Hehehehe…

      Aamiin… Terima kasih doanya…

      Suka

Monggo bagi yang ingin menambahkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

The True Ideas

(Ideas...don't die!)

Asmadi Tsaqib

Belajar, Berusaha, dan Berdo'a . . .

Ana Khoiruroh

Sederhana itu indah

Arisan Kata

Jangan Pernah Berhenti Untuk Menghiasi Dunia Dengan Kata

catatanalia

Hidup Boleh Sekali Tetapi Sekali Hidup Harus Berarti

Sajak Demokrasi

Memaknai Hidup Sebelum Tertidur

NailahKhansa

what I want, will I get with my ability. And I would believe that

another stories.

There's nothing perfect

we are who we are

just enjoy your life

The Science of Life

Traveling, Travel Photography, Postcrossing, Love Aceh and Indonesia so much, Culinary, and Living my Life

Khachaunw

#JOHITZ #KITARAPOPO

Just A Little Girl

Yesterday History, Tomorrow Mystery

Muslim Forester

Konservasi tak sekedar perlindungan

Komunitas Sejuta Guru Ngeblog

Berbagi Motivasi dan Inspirasi

Diary Hujan ™

karena hujan senantiasa mengajarkanku tentang arti cinta dan kehidupan...

shabrina si princess

Tempatku Berbagi Kisah...^_^

rindutanahbasah

Like a fool who will never see the truth, I will keep thinking something's gonna change

Nurita Putranti

eNPe berbagi pengetahuan dan pengalaman

MOERI ABDUH

corat-coret di dinding revolusi

Try 2B cool 'n smart...

Akin is speaking

Omnduut

Melangkahkan kaki kemana angin mengarahkan

Suka Roda Dua

Pecinta Roda Dua

Catatan Cinta Najma

Melangitkan Cinta.. Mendekap Cita.. Menggapai Syurga..

Ransel Reot

"Ransel dipunggung dan berpetualang!!!"

Dailynomous

Bukan Buku Harian Untuk Dituliskan Bukan Diabadikan

Ika Wulandari (Gelbo)

My so *not* interesting journey

Noted

once upon a time...

Blogger Cilet-Cilet

cilet /cilét/ a, cilet-cilet a 1 tidak sungguh-sungguh; 2 pura- pura; 3 ecek-ecek: blogger ~; traveler ~

CATATAN CADERABDUL PACKER

Doyan Kelayapan, Backpackeran, Travelling, Moto, Coretan, Celotehan

Zaydan's Room

Great place to pour Creatives Ideas

The Daily Post

The Art and Craft of Blogging

J4uharry

Membayar cita-cita dengan jerih-payah yang pantas !!!

D Sukmana Adi

weekEndTraveller, Culinary, Lifestyle and Daily

Dapur Hangus

Catatan Chef Abal-abal

Catatan Keluarga Darmawan

....life is an adventure, never stop try and pray ....

RANISROOM

selamat datang di bilik cinta Rani

~*Catatan Perjalanan*~

Karena memori kita tak senantiasa ada di sana - menyimpan semuanya

expareto.wordpress.com/

A FREEDOM OF WRITING

Moel

catatan refleksi & pemikiran

ngopi saja

pura-pura blogging sambil ngopi

ASE ADVENTURE

You Never Know What The Mountain Will Teach You

Secarik Motivasi Diri

Selalu ada hikmah di balik tulisan

Berbagi Kisah

Let's share and we have fun!

syifarahmp

My Passion In Life

Ghazwanie mind(ed)

sebuah catatan untuk ketiga anakku tersayang

Sekedar curhat

Tulisan curahan hati

Hidup Tidak Mengenal Siaran Tunda

Blog pindahan dari kopiradix dot multiply dot com

%d blogger menyukai ini: