Early Mother’s Day, Pray, And Promise


Tanggal 22 Desember diperingati sebagai hari ibu di Negara ini. Berbagai postingan status di FB, twitter, bahkan di group-group WA yang saya ikuti, semua hiruk pikuk dan saling mengucapkan selamat Hari Ibu. Mulai dari yang mengharukan sampai yang bikin ngakak. Semua ada.

Postingan ini bukan bermaksud untuk ikut-ikutan membuat kata-kata indah tentang ibu, melainkan hanya sebuah postingan tentang hari ibu yang saya alami tahun ini.

Early Mother’s Day

Hari Jum’at tanggal 19 Desember kemarin, adalah hari terakhir (semester ganjil) anak (tiri kedua) saya, Syafa, bersekolah. Malam harinya, dia sibuk minta kertas krep kepada ayahnya. Ayahnya tak menuruti sebab malam itu hujan sedang turun dengan derasnya di Sidoarjo bagian Suko. Ayahnya berjanji, esok pagi kertas krep akan dibeli di toko yang terletak didepan sekolahnya.

Hari Jum’at itu saya pulang agak telat karena saya sibuk dengan raport yang akan dibagikan hari Sabtu. Setiba di rumah, saya sudah disambut suami dengan membukakan pintu pagar dan membantu saya membuka helm.

Begitu masuk dan meletakkan tas, suami langsung menyodorkan sebentuk ‘kartu’ berwarna biru yang terbuat dari kertas buffalo. Dia bilang, “Ini… Tadi aku nemu dibawah bantal. Dari Kak Syafa…”

Ini penampakan kartunya.

Sederhana… Tapi berkesan. Saya baca setiap huruf yang terukir disana. Saya terharu dan tak terasa air mata saya meleleh… Setelahnya, saya mendatangi Kak Syafa.

“Kakak… Terima kasih, ya… Maaf kalau Ummi banyak salah…”

“Sama-sama ya, Mi… Aku juga minta maaf…” Lalu kami berpelukan.

Ah… Betapa lelah setelah seminggu penuh mengerjakan raport hilang seketika dengan sebentuk kartu sederhana itu… Indah sekali rasa ini. Rasa bangga menjadi seorang ibu, meski hanya seorang ibu tiri.

“Kakak tadi bikin di sekolah…?”

“Iya…”

“Katanya pake kertas krep.”

“Gak jadi. Ternyata pake ini.”

“Terima kasih, ya Kak… Ummi sayang kak Syafa…”

“Aku juga sayang Ummi.”

Suami mungkin mendengar percakapan kami. Tapi dia tak mendekati kami sama sekali kala itu. Dia membiarkan percakapan antara ibu dan anak diatas berlangsung tanpa ada yang ‘mengganggu’.

Kartu itu seakan ‘memaksa’ peringatan hari ibu maju 3 hari.😀

Pray and Promise

Rasanya… Malam ini, begitu spesial bagi saya… Di saat diluar sedang hujan dan kami (saya dan Fauzan) hanya berdua (sebab saudara-saudara tirinya dan ayahnya sudah tidur), kami berbicara dari hati ke hati.

“Selamat hari Ibu, ya Ummi…” kata Fauzan sambil memelukku.

“Terima kasih, N  ak… Maafkan Ummi belum menjadi ibu yang baik buat Fauzan. Masih sering marahin Fauzan.”

“Gak papa lah, Mi… Mungkin aku yang salah. Maafkan aku juga ya, Mi…” kami berpelukan erat.

“Semoga Ummi lebih sabar lagi ke depannya, ya… Lebih cantik juga…” katanya sambil menatap mataku serius. Saya pun tersenyum mendengar ucapannya. Menurut saya, kalimatnya lucu. Sabar dan makin cantik itu sama sekali gak nyambung. Tapi saya tidak mau ngakak seperti yang biasa saya lakukan saat saya mendengar kalimatnya yang sedikit tidak tepat. Bisa merusak suasana syahdu malam ini.

“Aamiin… Dan semoga Fauzan menjadi anak yang sholih… Yang patuh sama Ummi… Dan menjadi kebanggaan Ummi.”

“Aamiin…” Jawabnya. “Oia, Ummi… Nanti kalau aku sudah besar, Insya Allah aku akan daftarkan Ummi haji dan mengajak Ummi Umroh.”

“Insya Allah… Aamiin… Kabulkan do’a anak hamba, ya Rabb…”

“Nanti kita sama-sama berdua kesana.”

“Aamiin…” do’a saya sambil memeluk erat tubuh kecilnya dan mengusap punggungnya. Tak terasa, melelehlah lagi air mata saya.

***
Dulu… Saat saya masih kecil, saya tak pernah seromantis Fauzan atau Syafa saat peringatan hari Ibu seperti ini. Kadang bahkan aku terlupa kalau hari itu hari ibu.

Rino kecil selalu melewatkan hari ibu dengan selebrasi yang datar. Mengucapkan hanya dalam hati sambil melihat punggung mama yang sedang memasak, lalu menuliskannya dalam lembaran-lembaran diary yang sekarang entah berada dimana. Ah… Rasanya sayang sekali tak sempat mengucapkan rasa terima kasih saya kepada mama ketika mama masih hidup dulu.

Saya dan mama bukannya ‘berjarak’… Hanya saja, dulu, ketika saya masih kecil hingga usia remaja, saya pikir romantis-romantisan dengan orang tua itu tak perlu. Ternyata… Ketika semuanya tak bisa diulang, sungguh saya menyesal…

***
Meski saya bukan termasuk orang yang suka mensakralkan momentum, tapi sungguh peringatan hari ibu kali ini benar-benar mengguncang jiwa saya. Kartu sederhana itu… Do’a itu… Janji itu…

Semoga saya bisa menjadi ibu yang baik bagi mereka…

 

Ingatlah wahai diri… Bahwa dirimulah madrasah pertama bagi anak-anakmu… Berusahalah… Berusahalah untuk menjadi yang terbaik bagi mereka.

 

***
..:: LaiQ ::..
Sidoarjo, 22 Desember 2014
22:22

Semakin biru dengan hujan diluar sana

Tagged: , , ,

2 thoughts on “Early Mother’s Day, Pray, And Promise

  1. ayanapunya 23 Desember 2014 pukul 7:44 PM Reply

    waah so sweet. aku juga no sampai hari ini nggak biasa romantis-romantisan sama ibuku. mungkin karena nggak dibiasain yak

    Suka

Monggo bagi yang ingin menambahkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

The True Ideas

(Ideas...don't die!)

Asmadi Tsaqib

Belajar, Berusaha, dan Berdo'a . . .

Ana Khoiruroh

Sederhana itu indah

Arisan Kata

Jangan Pernah Berhenti Untuk Menghiasi Dunia Dengan Kata

catatanalia

Hidup Boleh Sekali Tetapi Sekali Hidup Harus Berarti

Sajak Demokrasi

Memaknai Hidup Sebelum Tertidur

NailahKhansa

what I want, will I get with my ability. And I would believe that

another stories.

There's nothing perfect

we are who we are

just enjoy your life

The Science of Life

Traveling, Travel Photography, Postcrossing, Love Aceh and Indonesia so much, Culinary, and Living my Life

Khachaunw

#JOHITZ #KITARAPOPO

Just A Little Girl

Yesterday History, Tomorrow Mystery

Muslim Forester

Konservasi tak sekedar perlindungan

Komunitas Sejuta Guru Ngeblog

Berbagi Motivasi dan Inspirasi

Diary Hujan ™

karena hujan senantiasa mengajarkanku tentang arti cinta dan kehidupan...

shabrina si princess

Tempatku Berbagi Kisah...^_^

rindutanahbasah

Like a fool who will never see the truth, I will keep thinking something's gonna change

Nurita Putranti

eNPe berbagi pengetahuan dan pengalaman

MOERI ABDUH

corat-coret di dinding revolusi

Try 2B cool 'n smart...

Akin is speaking

Omnduut

Melangkahkan kaki kemana angin mengarahkan

Suka Roda Dua

Pecinta Roda Dua

Catatan Cinta Najma

Melangitkan Cinta.. Mendekap Cita.. Menggapai Syurga..

Ransel Reot

"Ransel dipunggung dan berpetualang!!!"

Dailynomous

Bukan Buku Harian Untuk Dituliskan Bukan Diabadikan

Ika Wulandari (Gelbo)

My so *not* interesting journey

Noted

once upon a time...

Blogger Cilet-Cilet

cilet /cilét/ a, cilet-cilet a 1 tidak sungguh-sungguh; 2 pura- pura; 3 ecek-ecek: blogger ~; traveler ~

CATATAN CADERABDUL PACKER

Doyan Kelayapan, Backpackeran, Travelling, Moto, Coretan, Celotehan

Zaydan's Room

Great place to pour Creatives Ideas

The Daily Post

The Art and Craft of Blogging

J4uharry

Membayar cita-cita dengan jerih-payah yang pantas !!!

D Sukmana Adi

weekEndTraveller, Culinary, Lifestyle and Daily

Dapur Hangus

Catatan Chef Abal-abal

Catatan Keluarga Darmawan

....life is an adventure, never stop try and pray ....

RANISROOM

selamat datang di bilik cinta Rani

~*Catatan Perjalanan*~

Karena memori kita tak senantiasa ada di sana - menyimpan semuanya

expareto.wordpress.com/

A FREEDOM OF WRITING

Moel

catatan refleksi & pemikiran

ngopi saja

pura-pura blogging sambil ngopi

ASE ADVENTURE

You Never Know What The Mountain Will Teach You

Secarik Motivasi Diri

Selalu ada hikmah di balik tulisan

Berbagi Kisah

Let's share and we have fun!

syifarahmp

My Passion In Life

Ghazwanie mind(ed)

sebuah catatan untuk ketiga anakku tersayang

Sekedar curhat

Tulisan curahan hati

Hidup Tidak Mengenal Siaran Tunda

Blog pindahan dari kopiradix dot multiply dot com

%d blogger menyukai ini: