15 Kilometers To Ride – Hajatan


Tiga puluh kilometer (PP) itu cukup lumayan jika dilalui setiap hari. Ada saja peristiwa yang terjadi dalam perjalanan entah itu pulang, atau pun pergi. Salah satunya ini.

Hajatan

Ilustrasi : Hajatan

Ilustrasi : Hajatan

Ilustrasi : HajatanPerlu diketahui, perjalanan 30 kilometer yang saya jalani tidak melulu melawati jalan raya. 18 kilometer diantaranya, adalah jalan desa. Maklum, saat ini saya menjadi orang ‘Desa’ setelah bertahun-tahun tinggal di komplek perumahan di tengah kota Sidoarjo.

Nah, seperti halnya jalan desa lainnya, penduduk Desa sering menghalangi jalan jika mereka sedang mengadakan hajatan kawinan. Kadang-kadang  mereka memblokir separuh jalan hingga menyebabkan kemacetan luar biasa. Bahkan tak jarang mereka memasang tanda forboden yang diletakkan di tengah jalan. Itu artinya jalan tersebut tidak boleh dilalui oleh kendaraan bermotor. Kalau sudah begitu, saya dan pengendara lain terpaksa harus mencari jalan alternatif.

Malah pernah suatu hari, saat musim kawin nikah datang, saya terpaksa mengambil jalur memutar. Pasalnya, jalan yang biasa saya lalui, ada 7 lokasi pernikahan. Bahkan pernah terjadi, tiap selisih sekitar 200 meter-an ada tenda yang menghalangi jalan sepanjang satu kilometer. Luar biasa… Saya membayangkan betapa kenyangnya para tetangga di sekitarnya. Habis diundang disana, menghadiri yang disini, lalu kesana dan kesana lagi… Hmmm… Berapa kira-kira isi amplop mereka. Haha…

Yang bikin agak risih itu sebenarnya bukanlah tenda atau kemacetan, atau bahkan jalur alternatifnya. Yang agak membuat saya kesal adalah lagu yang diperdengarkan dan dikeraskan oleh seperangkat sound sistem dengan volume yang diputar maksimal. Lagu-lagu itu tak lain dan tak bukan adalah lagu dangdut yang syairnya ‘tidak kurang mendidik’. Saya malah beberapa kali menemukan panggung hiburan yang diisi oleh electone dengan penyanyi dangdut lokal dan berpakaian minim. Huwidiiiih… Kalau sudah begitu, saya jelas begidik. Gak kebayang deh… Tontonan apa yang akan disaksikan oleh anak-anak di sekitar lokasi hajatan.

Pernah suatu hari jalan desa yang sering saya lewati menjadi jalur alternatif karena jalur utama sedang macet luar biasa. Kemacetan terjadi karena adanya kecelakaan yang melibatkan truk dan posisi truk menghalangi jalan. Padahal saat itu, sedang musim nikah. Walhasil, perjalanan yang saya tempuh jadi lebih lama dan lebih panjang. ~_~

Tapi… Ada sisi positif yang bisa saya ambil dari kejadian ini. Yakni, saya jadi lebih tahu dan memahami  kota tempat saya bermukim, Sidoarjo, dengan segala jalan tikus alternatif yang ada.

***
..:: LaiQ ::..
Sidoarjo, 13 April 2015
15:33

Gambar dari sini

Tagged: , , ,

4 thoughts on “15 Kilometers To Ride – Hajatan

  1. Yusuf Muhammad 20 April 2015 pukul 2:38 AM Reply

    Di Sidoarjo ada tradisi mencatat jumlah sumbangan dari setiap orang yang ngasih gak? Nanti catatan itu bakal jadi patokan minimal jumlah sumbangan yang harus diberikan kalau orang yang ngasih sumbangan tersebut mempunyai juga hajatan..

    Suka

    • Lailatul Qadr 20 April 2015 pukul 8:35 AM

      Kayanya sih, ada… Saya gak terlalu paham… Sebab saya selama ini tinggal di kota (perumahan). Sementara di perumahan saya, sepertinya tidak ada tradisi seperti itu…

      Disukai oleh 1 orang

  2. ochimkediri 18 April 2015 pukul 9:29 AM Reply

    tetangga nggak cuma kenyang,tapi juga jadi ga punya duit karena bolak balik harus nyumbang,hahahahhahaa😛

    Suka

Monggo bagi yang ingin menambahkan komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

The True Ideas

(Ideas...don't die!)

Asmadi Tsaqib

Belajar, Berusaha, dan Berdo'a . . .

Ana Khoiruroh

Sederhana itu indah

Arisan Kata

Jangan Pernah Berhenti Untuk Menghiasi Dunia Dengan Kata

catatanalia

Hidup Boleh Sekali Tetapi Sekali Hidup Harus Berarti

Sajak Demokrasi

Memaknai Hidup Sebelum Tertidur

NailahKhansa

what I want, will I get with my ability. And I would believe that

another stories.

There's nothing perfect

we are who we are

just enjoy your life

The Science of Life

Traveling, Travel Photography, Postcrossing, Love Aceh and Indonesia so much, Culinary, and Living my Life

Khachaunw

#JOHITZ #KITARAPOPO

Just A Little Girl

Yesterday History, Tomorrow Mystery

Muslim Forester

Konservasi tak sekedar perlindungan

Komunitas Sejuta Guru Ngeblog

Berbagi Motivasi dan Inspirasi

Diary Hujan ™

karena hujan senantiasa mengajarkanku tentang arti cinta dan kehidupan...

shabrina si princess

Tempatku Berbagi Kisah...^_^

rindutanahbasah

Like a fool who will never see the truth, I will keep thinking something's gonna change

Nurita Putranti

eNPe berbagi pengetahuan dan pengalaman

MOERI ABDUH

corat-coret di dinding revolusi

Try 2B cool 'n smart...

Akin is speaking

Omnduut

Melangkahkan kaki kemana angin mengarahkan

Suka Roda Dua

Pecinta Roda Dua

Catatan Cinta Najma

Melangitkan Cinta.. Mendekap Cita.. Menggapai Syurga..

Ransel Reot

"Ransel dipunggung dan berpetualang!!!"

Dailynomous

Bukan Buku Harian Untuk Dituliskan Bukan Diabadikan

Ika Wulandari (Gelbo)

My so *not* interesting journey

Noted

once upon a time...

Blogger Cilet-Cilet

cilet /cilét/ a, cilet-cilet a 1 tidak sungguh-sungguh; 2 pura- pura; 3 ecek-ecek: blogger ~; traveler ~

CATATAN CADERABDUL PACKER

Doyan Kelayapan, Backpackeran, Travelling, Moto, Coretan, Celotehan

Zaydan's Room

Great place to pour Creatives Ideas

The Daily Post

The Art and Craft of Blogging

J4uharry

Membayar cita-cita dengan jerih-payah yang pantas !!!

D Sukmana Adi

weekEndTraveller, Culinary, Lifestyle and Daily

Dapur Hangus

Catatan Chef Abal-abal

Catatan Keluarga Darmawan

....life is an adventure, never stop try and pray ....

RANISROOM

selamat datang di bilik cinta Rani

~*Catatan Perjalanan*~

Karena memori kita tak senantiasa ada di sana - menyimpan semuanya

expareto.wordpress.com/

A FREEDOM OF WRITING

Moel

catatan refleksi & pemikiran

ngopi saja

pura-pura blogging sambil ngopi

ASE ADVENTURE

You Never Know What The Mountain Will Teach You

Secarik Motivasi Diri

Selalu ada hikmah di balik tulisan

Berbagi Kisah

Let's share and we have fun!

syifarahmp

My Passion In Life

Ghazwanie mind(ed)

sebuah catatan untuk ketiga anakku tersayang

Sekedar curhat

Tulisan curahan hati

Hidup Tidak Mengenal Siaran Tunda

Blog pindahan dari kopiradix dot multiply dot com

%d blogger menyukai ini: